Pengecambahan Kemiri Sunan. biji untuk benih batang bawah terlebih dahulu harus dikecambahkan. Pengecambahan benih bertujuan untuk menumbuhkan benih yang masih berbentuk biji. Lamanya perkecambahan diperlukan waktu 2-4 minggu. Teknik Pengecambahan, media kecambah menggunakan tanah top soil atau sekam padi atau serbuk gergaji. Media dari tanah sebaiknya diayak memakai saringan 1,0 x 1,0 centimeter untuk mencegah masuknya gumpalan-gumpalan tanah, serta bersih dari sampah dan sisa perakaran lainnya. Media kecambah harus bebas dari jamur atau sumber penyakit lainnya, media dimasukkan dalam seedbed berukuran lebar 30 centimeter, panjang 60 centimeter, dan tinggi 15 centimeter. Benih (biji) direndam dalam air selama 24 jam. Benih yang tenggelam kemudian dikecambahkan dalam seedbed atau bak perkecambahan, sedangkan benih yang masih mengapung dilakukan perendaman lanjutan selama 4 jam. Benih yang masih mengapung setelah perendaman ulang 4 jam adalah benih afkir. Untuk menghindari tumbuhnya jamur, air perendaman dapat diberi fungisida 2 persen. Benih ditanam dengan cara membenamkan biji yang telah berkecambah dimana arah radikula atau calon akar menghadap ke bawah, kedalam 1 cm dengan jarak 3 x 3 centimeter, sehingga dalam 1 seedbed terdapat 200 biji. Setelah biji ditata didalam seedbed segera ditutup dengan mulsa atau tanah halus dan ditempatkan ditempat terbuka yang aman dari gangguan hewan. Pemeliharaan kecambah, setelah penanaman biji, segera dilakukan penyiraman secukupnya hingga semua media dan biji menjadi basah, tapi hindarkan jangan sampai menggenang. Untuk pemeliharaan selanjutnya dilakukan penyiraman secara rutin untuk menjaga seedbed dalam keadaan lembab. Seleksi kecambah, seleksi kecambah dilakukan sebelum pemindahan kecambah ke polybag. Angkat dan singkirkan semua benih afkir dari seedbed dan dimusnahkan. Ciri fisik benih yang diafkir, radicula berputar dan sudah tumbuh terlalu panjang, radicula tidak tumbuh sempurna, kerdil dan kecil, bentuk radicula yang tidak normal atau rusak, kecambah yang diserang oleh penyakit sehingga radicula busuk dan bercak- bercak berjamur. Pemindahan kecambah ke polybag, dilakukan segera setelah biji pecah di seedbed. Hindarkan pemindahan kecambah dengan akar yang terlalu panjang. Pemindahan kecambah yang terlambat akan mengakibatkan kerusakan akar kecambah sehingga benih tidak tumbuh dengan normal. Ukuran Polybag, Polybag yang digunakan berukuran tebal 0,15 milimeter, lebar 20 centimeter, dan panjang 25 centimeter, berwarna hitam dengan empat baris lubang perforasi berjarak 5 centimeter. Letak lubang dimulai dari tengah polybag bagian bawah. Gunakan polybag yang telah dilipat bagian bawahnya dengan tujuan agar setelah diisi media, polybag dapat berdiri tegak. Media Tanam, tanah yang digunakan sebagai media tanam sebaiknya diayak terlebih dahulu memakai ayakan dengan ukuran lubang 1,0 centimeter x 1,0 centimeter untuk mencegah masuknya gumpalan-gumpalan tanah serta bersih dari bebatuan dan sisa-sisa perakaran. Media tanam yang digunakan menggunakan media campuran top soil, pupuk kandang, pasir atau sekam. Pembenihan yang dilakukan pada musim penghujan, menggunakan media campuran tanah, pasir atau sekam padi dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Apabila pembenihan dilakukan pada musim kemarau, komposisi media tanam yang digunakan adalah tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Pengisian dan Penyusunan Polybag, polybag harus sudah selesai diisi media tanam sebelum pemindahan kecambah. Untuk mendapatkan kepadatan tanah yang stabil, media didalam polybag harus disiram setiap hari sebelum kecambah ditanam. Cara pengisian dan Penyusunan Polybag, isi penuh polybag dengan media tanam yang telah dipersiapkan secara bertahap agar kepadatan tanah merata, hindari pemadatan tanah dengan cara menekan kuat kearah bawah. Guncang polybag pada waktu pengisian untuk memadatkan tanah dan mencegah agar tidak ada bagian yang mengkerut atau berlipat karena tidak terisi. Persiapkan bedengan-bedengan datar dengan lebar 120 centimeter dan panjang disesuaikan dengan kondisi areal, jarak antar bedengan 75 centimeter sekaligus berfungsi sebagai jalan kontrol dan pemeliharaan. Polybag disusun dengan jarak 24 x 24 centimeter antar as pada bedengan. Dalam 1 m2 bedengan areal pembenihan dapat disusun sebanyak 16 polybag, dibuat parit disekeliling areal pembenihan untuk membuang kelebihan air dengan ukuran 40 x 40 x 60 centimeter. Siram setiap hari sampai media dalam polybag turun 1 centimeter dibawah permukaan atas polybag selama 3 hari berturut-turut. Teknis penanaman kecambah, siram media tanam di polybag dengan air sampai jenuh atau ditandai dengan air yang mulai mentes dari lubang polybag bagian bawah sebelum kecambah ditanam. Kecambah yang telah lolos seleksi dibawa menggunakan baki yang beralaskan goni basah yang telah direndam dalam larutan fungisida. Tanam kecambah dengan posisi calon radicula/yang bagian retak menghadap ke bawah. Penanaman kecambah dilakukan sedalam ± 2 centimeter di bawah permukaan tanah dan hindari penanaman kecambah yang terlalu dalam atau terbalik. Setelah penanaman kecambah, polybag disiram kembali dengan air secukupnya. Setiap bedengan diberi label yang berisi: tanggal tanam, jumlah benih, asal benih, tanggal rencana seleksi dan tanggal rencana benih siap grafting. Teknis penyiraman pembenihan, penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore hari sampai media tanam didalam polybag benar-benar basah. Hindarkan penyiraman yang berlebihan sehingga menyebabkan genangan air didalam polybag. Bila malam hari terdapat curah hujan yang cukup, tidak perlu dilakukan penyiraman pada pagi harinya dan penyiraman sore harinya tergantung pada kelembaban tanah di polybag. Bila pagi hari terdapat curah hujan yang cukup, maka tidak perlu penyiraman pada pagi maupun sore harinya. Bila terdapat genangan air yang bertahan di polybag akibat curah hujan yang terlalu tinggi, maka dibuat tambahan lubang pada polybag dengan cara menusuknya menggunakan paku berdiameter 5 milimeter. Penulis : AGUS SUTARMAN., Penyuluh Pertanian Madya Pusluhtan. Sumber: Pedoman Teknis Budidaya Keniri Sunan Direktorat Jenderal Perkebunan. Tahun 2010.