Pemberian Karbit Pada Sistem Pembungaan Buah Nenas
Tanaman nenas yang mempunyai pertumbuhan dan perkembangan yang sehat akan memiliki daun sempurna melebihi 35 helai pada umur sekitar 12 bulan setelah tanam. Pada masa ini tanaman telah siap untuk memasuki tahap generatif. Dalam kondisi alami rampak bunga atau saat keluarnya bunga nenas biasanya tidak seragam. Oleh karena itu dilakukan kegiatan merangsang pembungaan nenas supaya bunga keluar serempak. Kegiatan merangsang pembungaan tanaman nenas biasa dilakukan dengan pemberian kalsium karbit atau yang lebih dikenal dengan karbit saja. Pengkarbitan sebaiknya tidak dilakukan pada siang hari atau dibawah terik matahari karena tidak efektif. Tindakan pemberian karbit memerlukan bantuan air atau embun yang terdapat pada tanaman sehingga dapat bereaksi mengeluarkan gas etilen yang dapat merangsang pembungaan nenas. Waktu yang tepat untuk melakukan pengkarbitan yaitu tengah malam atau pagi hari sebelum matahari terbit dimana embun masih terdapat di tanaman. Cara melakukan pengkarbitan tanaman nenas di Desa Basarang Jaya sebagai berikut :Mula mula yang perlu dilakukan sebelum aplikasi pemberian karbit untuk merangsang pembungaan ini adalah pastikan bahwa tanaman nenas madu tersebut telah berumur, artinya minimal sudah mencapai 4- 6 bulan setelah tanam baru bisa dilakukan penyemprotan. Seperti pada aplikasi pestisida lainya aplikasi dilakukan pada saat pagi hari atau sore hari yang diperkirakan tidak akan turun hujan, sebab bila turun hujan perlu dilakukan ulangan kembali. Siapkan perlengkapan untuk aplikasi diantaranya air sebagai bahan untuk mencairkan bongkahan karbit berupa drum bekas baik terbuat dari plasti maupun drum dari besi yang penting tidak bocor. Dengan ketentuan untuk 1 kg karbit diencerkan dengan 200 liter air. Keperluan untuk 1 hektar diperlukan sebanyak 8 bungkus atau 8 kg sehingga diperlukan air 1600 liter air atau 8 drum. Masukan air kedalam drum yang telah disediakan, air sebaiknya air yang bersih dan tidak masam. Kemudian buka kemasan karbit dari bungkus plastik yang berupa bongkahan - bongkahan, masukan bongkahan karbit tersebut satu persatu dengan tangan kedalam air yang di dalam drum. Sebaiknya kita menutup masker pada saat memasukkan dan mengaplikasi karbit tersebut, karena kita bisa mual dengan baunya. Pada saat karbit dimasukan ke dalam air akan terlihat mendidih dan mengeluarkan gelembung - gelembung udara. Biarkan mendidih sendiri dan tidak perlu dilakukan pengadukan karena akan tercampur dengan sendirinya. Air yang telah tercampur dengan karbit tersebut akan berubah warna menjadi kebiru - biruan dan apabila telah dingin maka siap untuk diaplikasikan pada tanaman. Tindakan selanjutnya ambil tangki hand prayer dengan kapasitas 15 liter, masukan air larutan tadi langsung tidak perlu campuran air lagi, sampai batas yang ada di dalam hand sprayer tersebut. Untuk mempermudah aplikasi ini skuyer lubang keluar dari tangki petani sudah memodifikasi tempak keluarnya larutan sehingga keluarnya tidak berupa kabut.Yang perlu diingat pada saat aplikasi ini sebaiknya kita menggunakan selana yang tebal dan sepatu boat agar kita tidak kena duri - duri nenas saat aplikasi. Lakukan penyemprotan/penyiraman pada tanaman nenas yang telah diaplikasi tersebut dengan hati - hati pada kuncup pertama daun nenas sebanyak 30 - 50 cc, disini umumnya petani hanya menggunakan perasaan/kira, yang penting pada saat kita menekan handel pada stang pengeluaran di hand sprayer jangan terlalu lama kita tekancukup sekali tekan baru pindah ke tanaman lainya dan seterusnya. Untuk mengetahui hasilnya dari hasil aplikasi tersebut bisa kita tunggu 2 - 4 minggu sudah terlihat kuncup bunga yang mulai keluar. Apabila dalam waktu tersebut ada tanaman yang belum mengelaurkan bunga maka perlu dilakukan aplikasi ulangan.Oleh H.Widadi, SP