Loading...

PEMBIBITAN CABE

PEMBIBITAN CABE
Cabe merupakan tanaman yang sangat strategis dan cabe sangat mempengaruhi inflasi dikarenakan harga cabe yang tidak stabil dimana harga cabe terkadang sangat murah tetapi harga cabe terkadang sangat mahal bahkan sering membuat resah masyarakat karena komoditas yang satu ini merupakan kebutuhan rumah tangga yang setiap hari dibutuhkan,tidak heran kalau harga cabe dieceran terkadang cuma Rp.5000,00 tetapi harga cabe bisa manjadi Rp.100.000,-hal ini dikarenakan berbagai faktor penyebab tidak stabilnya harga cabe diantaranya : faktor iklim yang sulit diprediksi dan iklim ektrimlah yang kadang bisa mengakibatkan bencana banjir sehingga rusaknya tanaman cabe di beberapa sentra komoditas cabe menjadi berkurang produksinya. Selain itu faktor teknis budidaya dimana banyak petani yang dalam budidayanya mereka tidak menyediakan bibit sendiri tetapi petani hanya membeli bibit yang sudah jadi dan tinggal tanam, bibit inilah yang terkadang juga ikut menjadikan kurang berhasilnya budidaya cabe karena bibit sudah terkena hama dan penyakit. Berikut pembuatan bibti cabe agar bibit yang siap ditanam dalam kondisi baik 1.Media semai Media semai untuk pembibitan cabe berupa tanah dan pupuk kandang yang betul betul steril. Tanah yang dipergunakan adalah tanah yang gembur dan subur, upayakan kalau ada gunakan tanah yang berasal dari tanah di bawah rumpun pohon bambu,tanah tersebut mengandung PGPR . Pupuk kandang yang digunakan jika ada gunakan pupuk kandang dari kotoran kambing,karena kotoran kambing memang mengandung unsur hara yang lebih baik dibanding pupuk kandang lainnya. Agar media semai itu betul betul baik maka tanah dan pupuk kandang dibuat sehalus mungkin dengan cara diayak. Campurkan tanah yang halus dengan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1, dua bagian tanah dengan satu bagian pupuk kandang.2.Polybag semai Dalam persemaian cabe gunakanlah tempat media semai dengan polybag kecil 4 x6 cm. Masukkan media semai campuran tanah dan pupuk kandang tersebut pada polybag semai dengan penuh dan padat, dengan maksud agar perakaran bibit cabe nantinya dapat berkembang dengan baik.3.Tempat pembibitan Siapkan tempat pembibitan dilahan yang akan ditanami cabe dengan ukuran lebar 1,5 meter dengan panjang menyesuaian ,buatlah tempat pembibitan tersebut rata dengan posisi agak tinggi dengan sekitarnya sehingga terhindar dari genangan air. Siapkan pula naungan yang terbuat dari plastik tranparan dengan tinggi 1,5 meter dengan membentuk selungkup, plastik tranparan dengan maksud agar pembibitan tetap memperoleh sinar matahari.4. Penyemaian Benih yang akan disemai untuk dijadikan bibit bisa berasal dari beli atau dari pembuatan benih sendiri tergantung dari masing masing pelaku usaha atau petani. Namun sebaiknya benih yang berasal dari beli yang bermerk. Sebelum benih disemaikan ,benih cabe sebaiknya direndam terlebih dahulu pada air yang hangat selama 1- 2 jam,benih yang mengambang dibuang kemudian ditiriskan. Benih yang sudah ditiriskan diperam pada kain halus yang bersih dan basah. Kemudian disimpan dalam wadah .Diperam selama kurang lebih 36 jam. Maka benih akan berkecambah dengan menjaga kelembaban selama pemeraman. Benih yang sudah berkecambah jangan sampai terlambat segera dipindahkan dalam media semai, dengan memasukkan benih pada polybag semai satu benih tiap polybagnya, kemudian ditata rapih pada tempat pembibitan .taburlah dengan tanah atau pupuk kandang halus untuk menutup benih yang sudah dimasukkan pada polybag. Siramlah air setiap pagi atau sore hari untuk menjaga kelembaban persemaian. Permukaan seluruh media semai dapat ditutup dengan jerami kering atau lainnya. Kurang lebih tiga hari maka benih akan tumbuh berdaun, maka penutup jerami tadi diambil agar bibit cabe berkembang baik. Tahapan berikutnya peliharalah bibit cabe dengan menjaga kelembaban serta menutup naungan, berikan pupuk daun pada umur bibit sepuluh hari, agar bibit kelihatan kekar dan bagus. . Bibit cabe perlu dilatih terhadap lingkungan dengan cara mengatur naungan setiap hari dibuka selama 2 jam, kemudian hari berikutnya sampai jam sepuluh dan seterusnya sampai bibit cabe bisa dibuka naungannya sehari penuh. Bibit cabe sudah siap dipindahtanamkan pada usia 17 – 20 hari, dengan seleksi bibit yang baik, bibit bebas dari hama dan penyakit.Oleh : Turoso,STP, Penyuluh Pertanian MadyaDIN.PPKP Kabupaten Purworejo