Proses pembibitan pepaya Kalipornia terlebih dahulu sebaiknya dilakukan dengan memilih asal bibit yang jelas sumbernya. Bibit pepaya yang akan ditanam dapat berasal dari bibit yang di beli dipasar maupun bibit yang dibuat sendiri dari buah pepaya kalipornia yang telah dipilih dengan melihat keunggulan tanaman induknya. PENYIAPAN BENIH Penyiapan benih dimulai dengan memilih buah pepaya kalipornia yang sudah matang sempurna dari tanaman pepaya yang unggul. Buah pepaya yang sudah matang sempurna kemudian dibelah dan diambil bijinya, setelah itu bijinya dicuci bersih dengan air sehingga terlepas dari kulit ari dan terbebas dari kotoran lainnya. Kemudian biji yang telah bersih dikeringkan dengan menggunakan sinar matahari sehingga kering sempurna. Biji yang sudah dikeringkan dapat langsung digunakan sebagai benih atau dapat juga disimpan terlebih dahulu. Adapun kebutuhan benih pepaya kalipornia perhektar kurang lebih sebanyak 60 gram (± 2000 tanaman). TEKNIK PENYEMAIAN BENIH Benih papaya kalipornia yang akan disemai terlebih dahulu dilakukan perendaman dengan menggunakan air hangat selama lebih kurang satu malam. Benih yang telah direndam selama satu malam kemudian dimasukan pada kedalaman 1 cm setelah itu tutup dengan tanah dan disiram setiap hari pada pagi atau sore hari. Benih berkecambah muncul setelah 12-15 hari setelah semai. Benih yang telah tumbuh terlebih dahulu dipindah ke polibag. Media tanam polibag yang digunakan dapat berupa campuran pupuk kandang dan tanah subur. Perbandingan antara tanah dan pupuk kandang yaitu dua berbanding satu. PEMELIHARAAN PEMBIBITAN/ PENYEMAIAN Pemeliharaan bibit pepaya didalam polibag perlu diperhatikan dengan baik. Adapun langkah-langkah pemeliharan pembibitan yang dilakukan yaitu melakukan penyiraman di waktu pagi atau sore hari selain itu perlu dilakukan penyiangan dengan membuang tanaman yang tumbuh di dalam atau sekitar polibag yang dapat mengganggu pertumbuhan bibit pepaya. PEMINDAHAN BIBIT Bibit pepaya yang sudah dewasa sekitar umur 2-3 bulan dapat dipindahkan pada lahan yang sudah disiapkan pada saat permulaan musim hujan. Apabila dilakukan pindah tanam pada saat musim kemarau perlu dilakukan penyiraman. Oleh: Harsono,SP PPL Kecamatan Semaka