UPT Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian, Provinsi Riau (UPT-PPP), melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP), Kabupaten Bengkalis. Bekerjasama mengadakan kegiatan Pembinaan Kelembagaan Penyuluhan Pertanian (PKPP) di Kecamatan Bukit Batu. Acara PKPP dibuka langsung oleh Koordinator Penyuluh Pertanian, DTPHP Kabupaten Bengkalis, Tatik Suprapti, SP. Tampak hadir sebagai narasumber, Kabid dan Kasi yang menangani Kelembagaan Penyuluh dari UPT-PPP Provinsi Riau. Plh. Kepala UPT BPP bersama enam orang PPL Kecamatan Bukit Batu secara aktif mengikuti kegiatan tersebut. PKPP terlaksana di Kantor BPP, Jalan Jenderal Sudirman, Desa Sungai Selari, Pada Hari Kamis, 21 Maret 2024. Dalam sambutannya, Plh. Ka. UPT BPP, Maryanto, A.Md menyampaikan bahwa para Penyuluh Pertanian sebaiknya melakukan penilaian kelompok tani (Poktan) setiap tahun. Hal tersebut guna monitoring dan evaluasi proses perkembangan Poktan. Ada pun tujuan akhirnya yaitu meningkatkan kelas kelompok tani di wilayah kerja penyuluhan pertanian. Lebih lanjut diarahkan agar PPL memberi motivasi kepada kelompok tani agar lebih giat mendukung pencapaian target produksi pertanian dari pemerintah. Terakhir disampaikan agar database kelompok tani melalui Sistem Informasi Penyuluh Pertanian (Simluhtan) Kecamatan Bukit Batu agar terus diperbarui. Ada pun rangkuman materi yang dicatat oleh siber tani, bahwa kelembagaan penyuluhan pertanian sebaiknya terus dibenahi. Hal tersebut agar pelayanan penyuluhan pertanian berjalan maksimal di tingkat desa dan kecamatan. Setiap tahun, pemerintah melakukan penilaian kepada Balai Penyuluhan Pertanian terbaik. Pemenang ajang tersebut pada tingkat nasional, diberi penghargaan pada HUT Kemerdekaan 17 Agustus oleh Presiden RI. Pada level kecamatan, kriteria penilaian meliputi kelengkapan administrasi serta laporan berbagai aktifitas balai pertanian. Diharapkan ada BPP yang mengikuti kegiatan penilaian tersebut, agar penyuluh dan petani termotivasi dalam meningkatkan produksi pertanian. Penilaian BPP, Penyuluh Pertanian, Gapoktan dan Petani Berprestasi dilaksanan secara berjenjang. Mulai dari pengusulan tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga level nasional. “Kegiatan ini guna memotivasi, meningkatkan loyalitas, dedikasi kinerja semua elemen pertanian dalam membangun kemandirian pangan nasional. Mari ciptakan inovasi-inovasi baru dalam kegiatan penyuluhan, agar terjadi perubahan pertanian Indonesia yang lebih baik.” Tandasnya.