Loading...

PEMBINAAN PETANI DENGAN MENGGELAR DEMPLOT KACANG TANAH DI BPP RUMBIA KABUPATEN BOMBANA

PEMBINAAN PETANI DENGAN MENGGELAR DEMPLOT KACANG TANAH DI BPP RUMBIA KABUPATEN BOMBANA
Demplot atau Demontration Plot merupakan suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani, dengan cara membuat lahan percontohan, agar petani bisa melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemontrasikan. Demplot bisa berupa Inovasi teknologi budidaya, VUB (Varietas Unggul Baru), pemupukan dan lain-lain, disesuaikan dengan demografi wilayah tersebut. Melalui demplot penyuluh dapat memberi contoh dalam lahan praktek daripada sekedar memberikan pengetahuan secara teoritis. Salah satu wilayah yang mengembangkan demplot, BPP Rumbia yang di manfaatkan oleh Penyuluh untuk membudidayakan kacang tanah Varietas Hypoma. Pemilihan penanaman kacang tanah di lokasi demplot ini karena karakteristik lahan yang sangan cocok untuk menanam komoditi ini. Dengan menggelar kegiatan demplot ini kita dapat mengukur komoditi apa saja yang dapat menjadi input kekuatan lumbung pangan khususnya di Kecamatan Rumbia”. Serta kita dapat memberikan bukti nyata bagi pelaku utama khususnya para petani palawija tentang bagaimana cara membudidayakan kacang tanah yang baik. Dari kegiatan ini didapatkan hasil yang sangat memuaskan khususnya pada fase produksi, dimna hasil produksi yang dicapai hingga 1,5 ton/ha. Hal tersebut memberikan informasi bahwa Kecamatan Rumbia sangat baik untuk dikembangkan komoditi kacang tanah. Sehingga untuk menjadikan Kabupaten Bombana tak perlu diragukan lagi dan sangat potensi. Untuk menjadikan Bombana sebagai lumbung pangan dan palawija perlu peningkatan dan pengembangan disisi petani sehingga petani mampu mengolah kemampuan (skill) yang ia miliki dengan memanfaatkan fasilitas alat-alat pertanian mutakhir. Selain itu petani harus mampu untuk berinovasi dan mengembangkan sistem budidayanya. Selain itu faktor agribisnis pun perlu direncanakan, jangan sampai petani hanya menanam dan memproduksi, tetapi tidak tau akan dipasarkan kemana bila telah memasuki musim panen. Pola fikir petani pun harus mulai berubah, yang awalnya hanya memasarkan hasil produksinya ke pasar-pasar tradisional dan pasar modern, saat ini petani pun harus mampu untuk memasarkan produksinya melalui online. Diharapkan melalui demplot dapat memacu penyuluh pertanian untuk berkarya selain sebagai lahan pembelajaran bagi petani maupun petani. Penulis: Asrul Sani (Penyuluh Pertanian Muda – Kab. Bombana)