Biang mumi tidak langsung ditanam di media tanam sebab selain jumlahnya sedikit (terbatas), pembuatannyajuga sangat mahal. Oleh karena itu, biang mumi perlu dikembangkan lebih lanjut lewat tahap pembuatan bahan starter. Bila bahan baku pembuatan bahan starter bempa cantel atau jagung, maka dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut. 1. Cantel dicuci dan direndam selama 1-2 jam, kemudian direbus atau dikukus untuk memperlunak. Bila memakai bahan dari jagung, maka harus ditumbuk lebih dahulu menjadi 4 atau lebih, kemudian direndam semalam (12 jam). Setelah itu, jagung barn dikukus. 2. Bila digigit terasa agak lunak, jagung atau cantel tersebut diangkat dan ditiriskan. 3. Untuk mempercepat lajunya mycelium, campurkan bekatui 6%, kapur 3%,dan gips 1%-2%. 4. Bahan campuran diaduk bersama jagung atau cantel dan dimasukkan ke dalam botol gelas atau labu gelas. Kemudian, mulut botol ditutup dengan kapas dilapisi plastik atau kertas aluminium foil dan diikat dengan karet gelang dan disterilkan di autoclave selama 2 jam pada suhu 115°C dan dengan tekanan puncak 1,5 atm selama 15 menit - 45 menit. 5. Setelah media starter cukup dingin, bibit asal biang mumi yang telah berumur 2 minggu diinokulasikan. 6. Bahan starter yang terkena kontaminasi dipisahkan dan yang telah jadi bisa dikembangkan lebih lanjut untuk bibit bahan tanam. Media starter dapat juga dibuat dari biji-bijian, terutama gandum, dengan cara yang lebih mudah dan praktis. Sejumlah biji dibersihkan ditambah dengan air suling dan kapur (CaCO3), kemudian dimasukkan ke tabung reaksi atau labu glas dan disterilkan. Berbagai ukuran tabung dan botol glas dapat dilihat pada beberapa contoh berikut ini. 1.Tabung reaksi ukuran 20 - 50 ml : 5 g biji gandum 8 ml air suling sedikit kapur (CaC03) 2.Labu glas ukuran 250 ml : 50 g biji gandum 75 ml air suling 1 g CaC03 3.Labu glas ukuran 500 ml : 100 g biji gandum 150 ml air su- ling 2 g CaC03 4.Labu glas ukuran 1 liter : 225 g biji gandum 275 ml air su- ling 4 g CaC03 (Disterilkan pada autoklaft selama 30 menit dengan tekanan 15 Ibs.) 5.Botol gelas ukuran 2 liter : 800 g biji gandum 900-1000 ml air suling 12 g CaC03 (Disterilkan selama 45 menit pada tekanan 15 Ibs.) Pekerjaan membuat biang mumi dan bahan starter memerlukan kecermatan dan ketekunan. Beberapa pekerjaan penting dalam pembibitan adalah sebagai berikut. 1. Penjagaan biang mumi agar tidak tercemar bakteri, virus, dan mold. Peralatan, manusia, dan ruangan selalu bersih dan diberi antiseptik. 2. Media yang terkena kontaminasi harus segera dipisahkan dan dibuang. Bila perlu, wadah, tabung, dan botol sebelum dipakai dipanaskan dulu pada udara panas vaccum. 3. Sanitasi ruangan hams dijaga dengan baik, misalnya lantai diberi Lysol, didesinfektan, dll. Sumber : Jamur Shitake, Patah Suhardiman