Bubur Bordo merupakan fungisida ramah lingkungan yang dibuat untuk mengendalikan jamur. Bubur bordo menurut sejarah telah ditemukan dengan secara tidak sengaja pada abad ke-19 oleh seorang petani anggur diwilayah Bordeaux Prancis. Petani anggur mencampur cairan senyawa cuprisulfat (terusi) dan air kapur, untuk membuat tampilan buah tersebut menjadi tidak menarik dengan cara menyemprotkannya, sehingga buah-buah tersebut menjadi aman dan tidak dicuri. Tidak diduga ketika terjadi ledakan penyakit downy mildew yang merusak daun anggur dan menghancurkan kualitas anggur, pohon yang disemprot dengan Bubur Bordo (Bordeaux mixture) tidak terserang jamur plasmopara viticola penyebab penyakit tersebut. Petani anggur Bordeaux pun heran. Ternyata selain berfungsi sebagai penampilan tidak menarik karena menjadi kotor, ternyata buah-buah yang dikotori tersebut tercegah oleh penyebaran penyakit downy mildew. Sejak saat itulah petani menggunakan campuran tersebut sebagi pengendalian jamur. Untuk mengetahui teknologi pembuatan bubur bordo dan bubur kalifornia lihat lampiran leaflet berikut (F.Hendro Prayitno, jabfungsi Distan Kab. Bulungan, 2017).