Loading...

Pembuatan JAKABA

Pembuatan JAKABA

Materi JAKABA ini si berikan kepada Peserta Sekolah Lapang Aneka Tanaman Sayuran Sebagai materi ke 8 dalam pembelajaran, adapaun isi materi sebagai berikut:

JAMUR JAKABA

(Jamur Konsorsium Asal Banjarnegara)


1. Apa Itu Jamur JAKABA?

Jamur JAKABA adalah singkatan dari Jamur Konsorsium Asal Banjarnegara, yaitu sekelompok mikroorganisme/jamur yang dikembangkan secara lokal di Banjarnegara, Jawa Tengah.

πŸ“Œ Jamur ini dimanfaatkan untuk mengatasi serangan penyakit tanaman, terutama penyakit layu fusarium pada cabai dan tomat.


2. Asal Usul & Penemu

  • Ditemukan dan dikembangkan oleh petani lokal Banjarnegara.
  • Berawal dari kebutuhan akan agen hayati lokal yang murah dan efektif dalam mengendalikan penyakit tanah.
  • Kini digunakan oleh banyak petani sebagai alternatif fungisida kimia.

3. Kandungan dan Mikroorganisme

Jamur JAKABA bukan hanya satu jenis jamur, tapi konsorsium (gabungan) dari beberapa mikroorganisme bermanfaat seperti:

  • Trichoderma sp. – antijamur dan pengurai bahan organik
  • Gliocladium sp. – pengendali patogen
  • Jamur saprofit lainnya – pengurai dan pembenah tanah

4. Fungsi & Manfaat Jamur JAKABA

βœ… Mengendalikan jamur patogen penyebab penyakit layu (Fusarium, Pythium, dll)
βœ… Menekan perkembangan penyakit akar dan batang
βœ… Menggemburkan dan menyuburkan tanah
βœ… Meningkatkan daya tahan tanaman secara alami
βœ… Mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia


5. Cara Membuat Jamur JAKABA

A. Bahan-Bahan:

  • Akar bambu 1-2kg yang direndam dengan air hujan/air sumur selama 2 hari
  • Toge 200gr dan di rendam selama 2 hari
  • Dedak 1-2kg
  • Micin 1 bungkus
  • Terasi 1-2 bungkus
  • Kapur siri 2-3 sendok
  • Air cucian beras (Air leri)
  • Gula merah 200gr (molase) – opsional
  • Air hujan/sumur sebanyak 15 liter di rebus terlebih dahulu
  • Wadah tertutup (ember, galon)

B. Cara Membuat:

  1. Rebus Dedak dengan air 3-5 liter air, rebus sampai mendidih
  2. Sebelum mendidih lakukan pengadukan secara terus menerus, dan masukan semua bahan yang kita siapkan. Dan setelah mendidih siamkan sampai dingin
  3. Selanjutnya toge/kecambah kita blender halus.
  4. Kemudian air rendaman akar bambu di bagi 2 dan setelah dedak dingin bagi secara merata di kedua ember tsb, kemudian masukan blenderan toge dan bagi secara merata. Lalu diaduk secara merata kemudia tutup dengan menggunakan kain dan ikat rapat menggunakan tali pengikat.
  5. Simpan di tempat aman dan terlindungi sinar matahari. Dan tunggu antara 21-30 hari.

6. Cara Aplikasi Jamur JAKABA

1. Sebagai siraman akar (soil drench):

  • Campurkan 1 liter JAKABA + 10–20 liter air
  • Siramkan ke pangkal tanaman (±200 ml per tanaman)
  • Ulangi setiap 7–10 hari

2. Perendaman benih atau bibit:

  • Rendam benih selama ±1–2 jam
  • Tujuannya untuk perlindungan sejak dini terhadap penyakit tular tanah

3. Penyemprotan daun (opsional):

  • Dosis lebih encer, bisa digunakan untuk meningkatkan imunitas tanaman

7. Tanaman yang Cocok Menggunakan JAKABA

  • 🌢️ Cabai
  • πŸ… Tomat
  • πŸ₯¬ Sawi, kubis, kol
  • πŸ† Terong
  • πŸ₯• Wortel
  • 🌽 Jagung
  • 🌾 Padi (pada beberapa uji coba)

8. Kelebihan Jamur JAKABA

βœ… Biaya murah (bisa dibuat sendiri)
βœ… Ramah lingkungan
βœ… Tidak merusak tanah
βœ… Bisa dipakai terus-menerus tanpa efek resistensi
βœ… Aman bagi manusia dan hewan


10. Kesimpulan

Jamur JAKABA adalah inovasi lokal yang efektif, murah, dan ramah lingkungan untuk