Loading...

Pembuatan MOL dari Rebung Bambu

Pembuatan MOL dari Rebung Bambu
Mol atau mikroorganisme lokal merupakan cairan yang mengandung mikro organisme hasil produksi sendiri dari bahan-bahan alami di sekeliling kita (lokal), dimana bahan-bahan tersebut merupakan tempat atau sebagai media untuk hidup dan berkembangnya mikroorganisme yang berguna dalam mempercepat penghancuran bahan bahan organik (dekomposer) atau sebagai tambahan nutrisi bagi tanaman.Bambu adalah tanaman yang banyak mengandung zat peransang tumbuh yaitu giberelin, pertumbuhan bambu tidak ada yang di bawah dua meter tumbuhnya sehingga sangat baik bila hormon yang ada di bambu ini di kembangakan menjadi mol. Rebung bambu merupakan tunas muda yang tumbuh dari akar bambu. Penduduk Indonesia maupun Asia umumnya menggunakan rebung sebagai bahan makanan, ternyata rebung juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat mol. Zat perangsang tumbuh seperti hormon giberelin harganya mahal, hal inilah yang menyebabkan pertanian organik itu mahal. Oleh karena itu pengembangan mol ini selain mempunyai fungsi yang sangat baik, juga diharapkan dapat merubah paradigma di kalangan petani bahwa pertanian organik itu identik dengan kata "mahal".Begitupun halnya dengan jenis dan manfaat mol yang lain. Pengaplikasian mol ini tidak hanya untuk pertanian secara khusus tetapi juga dapat diaplikasikan untuk perternakan.Bahan yang digunakan untuk pembuatan mol ini antara lain:a. Rebung Bambu : 1 kgb. Air : 5 liter (air beras atau air kelapa )c. Gula ( gula merah, gula putih dan air tebu )d. EM 4 : 1 gelas Alat yang digunakan untuk pembuatan mol ini antara lain:- Pisau- Wadah plastik- Karet- Plastik- Botol- BlenderLangkah-langkah pembuatan mol adalah sebagai berikut: - Kupas rebung bambu, kemudian dicacah kecil-kecil kemudian diblender,- Campur semua bahan di dalam wadah aduk sampai rata, kemudian tutup dengan plastik dan ikat memakai karet.- Simpan dan diamkan selama 12-15 hari pada tempat teduh.Cara AplikasiBisa digunakan ke daun dengan cara disemprot dan disiramkan ke akar. Dosis yang digunakan yaitu dengan perbandingan air : mol (10 : 1). Selamat Mencoba!Disusun oleh: Suraiya, SP (WKBPP Muara Satu Kota Lhokseumawe)