Loading...

Pembuatan Pestisida Alami (Pesnab Roma) SL Genta Organik

Pembuatan Pestisida Alami (Pesnab Roma) SL Genta Organik
Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) merupakan salah satu program Kementan dalam mendukung terwujudnya pertanian ramah lingkungan. Genta Organik diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kelangkaan pupuk dan pestisida, sekaligus dapat memberikan nutrisi bagi unsur hara serta memperbaiki kesuburan tanah. memperbaiki kesuburan tanah, dengan mengurangi penggunaan pupuk anorganik dan terus meningkatkan penggunaan pupuk organik yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil pertanian. Pada hari Selasa, 07 Maret 2023 bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kembang Kuning Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan dilaksanakan sekolah lapang gerakan tani pro organik (SL Genta Organik) komoditi padi dengan materi pembuatan pestisida alami (pesnab ROMA) yang bertinfak sebagai narasumber adalah Siti IZzatil Sa`ira, SP bersama Ruslan, SP. Kegiatan sekolah lapang diikuti sebanyak 50 orang peserta terdiri dari 10 kelompoktani pelaksanaan SL Genta organik yang berada di dua Desa Kecamatan Upau. Pada kesempatan tersebut dijelaskan manfaat penggunaan pestisida alami. Kelebihan Pestisida Nabati : Dapat menciptakan lingkungan yang amandari bahan kimia dan menghasilkan produk segar utama juga produk turunan dari komoditas perkebunan yang sehat dan aman untuk di konsumsi Aman bagi manusia, hewan karena bahanaktif yang digunakan mudah terurai di alam (biodegradable) Tidakmenyebabkan residu dan aman cemaran di air dan tanah Pemakaiandengan dosis tinggi sekalipun masih relatif aman Tidakmudah menyebabkan resistensi hama Kesehatantanah lebih terjaga dan dapat meningkatkan bahan organik tanah Keberadaanmusuh alami dapat dipertahankan Kekurangan/kelemahan pestisida nabati dan hal- hal yang perlu dilakukan untuk mengatasinya : Residu (sisa) pestisida yang cepat hilangdianggap kurang Karena cepat terurai, aplikasi pestisida nabati menuntut ketepatan waktu dan mengkin harus dilakukan dengan lebih sering. Untuk menunjang keberhasilan pemakaian pestisida nabati siklus hidup dan masa aktif OPT harus diketahui lebih dahulu. Walaupundaya racun lebih rendah dibandingkan dengan pestisida sintesis, pestisida nabati tetap harus ditangani dengan hati-hati. Produksipestisida nabati secara masal untuk keperluan komersial masih menghadapi beberapa kendala, diantaranya ketersediaan jumlah bahan baku yang tidak mencukupi, kandungan metabolit sekunder di dalam bagian tanaman umumnya sangat kecil, sehingga untuk mengumpulkannya dalam jumlah yang sangat besar diperlukan pasokan bahan baku yang sangat besar pula Kekuranganpublikasi dan data-data penunjang tentang keampuhan pestisida Hal ini menyebabkan pestisida ini belum banyak dikenal dan sulit diterima oleh para pengelola usaha pertanian Pestisida alami merupakan pestisida dengan bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainnya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama apda tanaman. Pestisida ini tidak meninggalkan residu yang berbahaya pada tanaman maupun lingkungan serta dapat dibuat dengan mudah menggunakan bahan yang murah dan peralatan sederhana. Selanjutnya dijelaskan cara pembuatan biochar sekam padi dan diakhiri dengan praktek. Peserta SL sangat antusias mengikuti kegiatan, ditandai dengan aktifnya petani bertanya dan mengikuti praktek. Semoga dengan adanya kegiatan ini petani dapat menerapkan dikelompoktaninya masing-masing dan dapat menyebarluasakannya ke petani lainnya. Semoga dengan adanya kegiatan ini petani dapat menerapkan dikelompoktaninya masing-masing dan dapat menyebarluaskannya ke petani lainnya. Materi Pembuatan Pestisida alami dapat disimak pada link : http://cybex.pertanian.go.id/artikel/101143/pembuatan-pestisida-alami-/ Penulis : Rezki Setiadi Ramadhani, S.ST (Penyuluh Pertanian Urusan Programa BPP Kembang Kuning)