Salah satu komoditas tanaman holtikultura yang dominan di Kalimantan Selatan adalah tanaman jeruk. Tanaman jeruk merupakan tanaman buah tahunan. Kecamatan Candi Laras Utara merupakan salah satu sentra pengembangan jeruk terutama di Desa Kaladan dan Sei Salai. Varietas yang sudah di kembangkan adalah jeruk siam banjar dan dalam dua tahun ini mulai di kembangkan varietas jenis keprok. Luas lahan yang sudah di Tanami jeruk ± 300 ha dengan populasi 200 phn/ha dan produktivitas 50 kg/pohon berarti produksi dalam satu tahun mencapai 297 ton. Kecamatan Candi Laras Utara merupakan lahan rawa pasang surut sehingga mempunyai ciri khas pada rasa yang manis. Akan tetapi dalam perkembangannya produksi jeruk ini banyak terkendala salah satunya yang sering menyerang adalah penyakit Diplodia.PENYAKIT DIPLODIAPenyakit Diplodia disebabkan adanya cendawan Botryodiplodia theobromae. Cendawan ini dapat membentuk piknidium yang tersebar, mula-mula tertutup kemudian pecah dan berwarna hitam, penyebaran di lapangan terutama oleh air. Diplodia terbagi menjadi :1. Diplodia basah : tanaman yang terserang mengeluarkan blendok yang berwarna kuning keemasan dari batang atau cabang tanaman. Jamur berkembang diantara kulit dan kayu, merusak kambium, sehingga apabila serangan telah mengelilinggi batang tanaman akan mati2. Diplodia kering : kulit batang atau cabang tanaman yang terserang akan mongering, terdapat celah-celah kecil pada permukaan kulit. Pada bagian celah-celah kulit terlihat adanya massa spora cendawan berwarna putih atau hitam, selanjutnya kulit yang terserang akan mongering dan mengelupas. Serangan pada batang utama akan lebih berbahaya di bandingkan pada cabang atau ranting. Serangan yang melingkar pada batang atau cabang mengakibatkan bagian tanaman di atas akan kering/mati dan berwarna hitam BUBUR CALIFORNIAPestisida yang umumnya digunakan oleh kebanyakan petani jeruk di Kecamatan Candi Laras Utara adalah pestisida kimia. Hal ini di karenakan petani menginginkan hasil yang dapat segera terlihat dalam hitungan waktu yang singkat. Penyakit yang disebabkan oleh cendawan dan jamur yang biasa menyerang batang dapat di kendalikan dengan bubur CaliforniaBubur California adalah pestisida yang dapat di gunakan sendiri dengan menggunakan bahan baku yang mudah di dapat dan merupakan pestisida alternatif yang dapat di gunakan untuk mengendalikan berbagai jenis hama dan penyakit tanaman khusunya tanaman jeruk CARA PEMBUATAN BUBUR CALIFORNIABahan pembuatan bubur California yaitu- 1 kg belerang- 2 kg kapur tohor - 10 liter air Cara Pembuatan Bubur California- Air di bagi menjadi 2 bagian, kemudian 5 liter air dipanaskan sampai mendidih kemudian di masukan 1 kg belerang dan di aduk terus menerus- Air 5 liter dicampur dengan2 kg kapur kemudian diaduk sampai merata.- Setelah belerang sudah mendidih dimasukan air kapur sedikit demi sedikit sambil terus di aduk sampai mendidih.- Setelah mendidih matikan api setelah terbentuk larutan berwarna kuning kemerahan kemudian dinginkan- Setelah dingin bubur California dapat di simpan dalam botol atau jirigen.- Diamkan selama satu malam dalm botol atau jiregen maka akan terpisah air jernih pada bagian atas dan endapan pada bagian bawah yang berarti bubur California siap di gunakanDalam pembuatan bubur California ini sedikitnya memerlukan tenaga kerja 2 orang. APLIKASI BUBUR CALIFORNIA Penggunaan Bubur California dapat di lakukan dengan dua (2) cara yaitu :1. Penyaputan batang utama dan cabang.Sebelum dilakukan penyaputan bagian tanaman yang akan disaput di bersihkan terlebih dahulu dengan cara di sikat. Botol bubur California di goyang terlebih dahulu agar endapan dapat bercampur dengan air dan langsung di lakukan penyaputan. 2. PenyemprotanPenyemprotan di lakukan dengan mencampur larutan yang jernih bagian atas bubur California dengan air bersih. Untuk satu buah tangki solo dapat di campurkan satu gelas aqua bubur California. Untuk pencegahan terhadap hama dan penyakit dapat dilakukan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada awal dan akhir musim hujan. OLEH : BP KECAMATAN CANDI LARAS UTARA