Pembuatan Pestisida Nabati
Pembuatan Pestisida Nabati terdiri dari beberapa bahan alami seperti daun mimba, sirsak, bawang putih, tembakau, atau sereh, yang dihaluskan/blender, direbus atau direndam dalam air, lalu disaring dan dicampur dengan sabun cuci piring/deterjen sebagai perekat, untuk kemudian diencerkan dan disemprotkan pada tanaman untuk mengendalikan hama dan penyakit, bersifat lebih ramah lingkungan dibanding kimia.
Bahan:
· Hau Resse (Daun Mimba) /Daun Nangka/Daun sirsak 3 kg
· Sereh Gajah/wangi (Sangge-sangge Bau) 1,5 kg
· Lengkuas 1,5 kg
· Air 10 liter
· Detergen 100 gr
Cara pembuatan:
· Cacah semua bahan lalu haluskan bisa ditumbuk dengan lesung dan diblender
· Masukkan kedalam wadah berisi 10 liter
· Fermentasikan selama 48 jam diruangan sejuk/tidak terpapar sinar matahari langsung
· Saring dan siapkan siap digunakan
· Tambahkan detergen sewaktu pengaplikasian
· Dosis 4-5 ml/liter air
Catatan:
· Daun Mimba & Lengkuas: Mimba (insektisida, fungisida), lengkuas (fungisida). Haluskan, rebus 15-30 menit, diamkan 24 jam, saring.
· Sereh Wangi, Biduri, Pepaya: Campuran bahan, tumbuk, rendam 10L air semalaman, tambah minyak goreng & sabun colek, saring.
· Kipait (Tithonia diversifolia): Ampasnya bisa direbus, diamkan, saring, encerkan 1 gelas pekatan dengan 18L air.
· Perekat: Sabun cuci piring atau deterjen sangat penting agar pestisida menempel di tanaman.
· Penyimpanan: Simpan pekatan dalam botol tertutup di tempat sejuk, tidak terkena matahari langsung.
· Aplikasi: Semprotkan di pagi atau sore hari, hindari saat tanaman berbunga, fokus pada bagian yang diserang hama.
· Efek: Efeknya mungkin tidak langsung mematikan, tapi mengganggu makan, tumbuh, atau reproduksi hama.
Keuntungan Menggunakan Pestisida Nabati :
1. Dapat menciptakan lingkungan yang aman dari bahan kimia dan menghasilkan produk segar utama juga produk turunan dari komoditas perkebunan yang sehat dan aman untuk di konsumsi
2. Aman bagi manusia, hewan karena bahan aktif yang digunakan mudah terurai di alam (biodegradable)
3. Tidak menyebabkan residu dan aman cemaran di air dan tanah
4. Pemakaian dengan dosis tinggi sekalipun masih relatif aman
5. Tidak mudah menyebabkan resistensi hama
6. Kesehatan tanah lebih terjaga dan dapat meningkatkan bahan organik tanah
7. Keberadaan musuh alami dapat dipertahankan
https://youtube.com/shorts/pVg_r3_eRpM?si=hI2WUoKKNGDKu3T6