Pembuatan Pupuk Bokashi Di Poktan Ubi Talas Kelurahan Lewoleba Utara Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata
Bokashi pertama kali dipopulerkan di Jepang yang memiliki arti perubahan secara bertahap. Dalam proses pembuatan menggunakan EM4 yang merupakan salah satu jenis mikroorganisme decomposer Kelompok tani (Poktan) Ubi Talas merupakan Poktan binaan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Kabupaten Lembata. Poktan ini bergerak pada komoditi pertanian (hortikultura) dan peternakan. Kegiatan pendampingan dalam pembuatan bokashi ini dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 8 November 2019. Untuk memanfaatkan kotoran dari ternak kambing yang dimiliki oleh Lapas maka dilakukan proses pembuatan pupuk Bokashi yang dapat dijadikan pupuk untuk menyuburkan tanaman hortikultura. Bahan yang dibutuhkan dalam proses pembuatannya adalah 400 kg kotoran kambing, 75 kg jerami, sekam padi, dedak padi, gula air (500 ml) atau gula pasir, 0,5 lt EM4 dan air secukupnya (50 lt). Proses pembuatannya pupuk bokashi : Membuat larutan gula : campurkan gula air dalam 1 liter air. Membuat starter : campurkan larutan gula, EM4 dan 10 liter air Siapkan air sebanyak 40 liter dalam wadah Campurkan bahan organik yaitu kotoran kambing, jerami, sekam padi, dedak padi menjadi 1 sambil diperciki dengan air dan starter secara bergantian sehingga tercampur merata. Kemudian dibuat gundukan dengan tinggi maksimal 25 cm. lalu ditutupi dengan terpal Kontrol suhu fermentasi hingga maksimal 45 derajat Celcius, jika suhu diatas maka diaduk dengan cangkul. Waktu fermentasi selama 7 hari. Dengan pembuatan pupuk Bokashi ini maka diharapkan masyarakat mengurangi penggunaan pupuk kimia sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup menjadi lebih sehat.