Loading...

PEMBUATAN PUPUK CAIR ORGANIK (POC)

PEMBUATAN PUPUK CAIR ORGANIK (POC)

TEKNIK PEMBUATAN PUPUK CAIR ORGANIK (POC) 


I. LATAR BELAKANG

Kesuburan tanah merupakan faktor utama dalam meningkatkan produksi pertanian. Penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus tanpa diimbangi bahan organik dapat menurunkan kualitas tanah dan merusak lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pupuk yang ramah lingkungan, murah, dan mudah dibuat oleh petani.

Pupuk Organik Cair (POC) merupakan pupuk hasil fermentasi bahan-bahan organik yang mudah diserap tanaman. Di Kecamatan Sampara, tersedia banyak bahan organik lokal seperti limbah dapur, sisa sayuran, kotoran ternak, dan limbah pertanian yang berpotensi besar diolah menjadi pupuk organik cair. Pemanfaatan POC dapat meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi biaya produksi pertanian.


II. TUJUAN PENYULUHAN

  1. Meningkatkan pengetahuan petani tentang pupuk organik cair.
  2. Memberikan keterampilan pembuatan pupuk organik cair secara sederhana.
  3. Memanfaatkan bahan organik lokal yang tersedia di Kecamatan Sampara.
  4. Mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.
  5. Mendorong pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.

III. GAMBARAN UMUM KECAMATAN SAMPARA

Kecamatan Sampara memiliki potensi besar dalam pengembangan pupuk organik karena:

  • Mayoritas masyarakat bermata pencaharian sebagai petani dan pekebun.
  • Ketersediaan bahan organik lokal seperti kotoran ayam, sapi, kambing, dan limbah dapur.
  • Aktivitas pertanian tanaman pangan, hortikultura, dan pekarangan rumah tangga.
  • Kesadaran masyarakat terhadap pertanian organik mulai meningkat.

Potensi ini mendukung penerapan pupuk cair organik secara luas di tingkat petani dan rumah tangga.


IV. PENGERTIAN PUPUK CAIR ORGANIK

Pupuk organik cair (POC) adalah pupuk yang berasal dari bahan organik yang difermentasi menggunakan bantuan mikroorganisme, sehingga unsur hara di dalamnya mudah diserap oleh tanaman.

Manfaat utama PCO:

  • Memperbaiki kesuburan tanah
  • Menyediakan unsur hara makro dan mikro
  • Meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman

V. MANFAAT PUPUK ORGANIK CAIR

  1. Ramah lingkungan dan aman bagi tanah
  2. Meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah
  3. Memperbaiki struktur dan kesuburan tanah
  4. Mengurangi biaya pembelian pupuk kimia
  5. Mudah diaplikasikan melalui penyemprotan atau penyiraman

VI. ALAT DAN BAHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR

Alat:

  • Ember/drum plastik bertutup
  • Pengaduk kayu
  • Jerigen atau botol penyimpanan
  • Saringan

Bahan:

  • Kotoran ternak (ayam/sapi/kambing)
  • Limbah dapur (sisa sayuran, buah busuk)
  • Air bersih
  • Gula merah/molase
  • EM4 atau starter mikroorganisme lainnya

VII. TEKNIK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR

  1. Siapkan wadah plastik dan pastikan bersih.
  2. Masukkan kotoran ternak dan limbah dapur ke dalam wadah.
  3. Larutkan gula merah/molase dalam air bersih.
  4. Tambahkan EM4 ke dalam larutan gula.
  5. Tuangkan larutan tersebut ke dalam wadah berisi bahan organik.
  6. Aduk hingga tercampur merata.
  7. Tutup rapat wadah dan simpan di tempat teduh.
  8. Lakukan fermentasi selama 7–14 hari.
  9. Aduk dan buka tutup sesekali untuk mengeluarkan gas.
  10. Setelah matang, saring pupuk cair dan simpan dalam jerigen.

Ciri POC matang:

  • Berbau segar (tidak busuk)
  • Warna coklat kehitaman

VIII. CARA PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR

  • Encerkan POC dengan air (1 : 10 – 1 : 20).
  • Aplikasikan dengan cara disiram ke tanah atau disemprot ke daun.
  • Waktu aplikasi pagi atau sore hari.
  • Lakukan secara rutin setiap 7–10 hari.

IX. POTENSI DAN PENGEMBANGAN DI KECAMATAN SAMPARA

Pemanfaatan pupuk organik cair di Kecamatan Sampara memiliki potensi besar untuk:

  1. Menunjang pertanian pekarangan dan hortikultura.
  2. Mengurangi limbah organik rumah tangga dan peternakan.
  3. Menjadi usaha ekonomi produktif kelompok tani/KWT.
  4. Mendukung program pertanian organik dan ramah lingkungan.

X. TANTANGAN DAN SOLUSI

Tantangan:

  • Kurangnya pengetahuan teknis pembuatan POC.
  • Bau dan kesalahan fermentasi.

Solusi:

  • Penyuluhan dan praktek langsung di lapangan.
  • Pendampingan oleh penyuluh pertanian.
  • Penggunaan bahan dan takaran yang tepat.

XI. PENUTUP / KESIMPULAN

Pupuk Organik Cair merupakan solusi tepat untuk meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia di Kecamatan Sampara. Dengan teknologi sederhana dan biaya rendah, petani dapat memproduksi pupuk sendiri yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.

Melalui penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Sampara mampu memproduksi dan memanfaatkan pupuk organik cair secara mandiri demi peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani.


Slogan Penyuluhan: "Pupuk Organik Cair Lokal, Tanah Subur Panen Makmur"

 

Penulis : Penyuluh Pertanian BPP Sampara