Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) merupakan salah satu program Kementan dalam mendukung terwujudnya pertanian ramah lingkungan. Genta Organik diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kelangkaan pupuk, sekaligus dapat memberikan nutrisi bagi unsur hara serta memperbaiki kesuburan tanah. memperbaiki kesuburan tanah, dengan mengurangi penggunaan pupuk anorganik dan terus meningkatkan penggunaan pupuk organik yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil pertanian. Pada hari Rabu, 08 Maret 2023 bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kembang Kuning Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan dilaksanakan sekolah lapang gerakan tani pro organik (SL Genta Organik) komoditi padi dengan materi pembuatan Pupuk Hayati (PGPR) yang bertinfak sebagai narasumber adalah Muhammad Husaini, SP bersama Haspian Suriyadi, SP. Kegiatan sekolah lapang diikuti sebanyak 50 orang peserta terdiri dari 10 kelompoktani pelaksanaan SL Genta organik yang berada di dua Desa Kecamatan Upau. Pada kesempatan tersebut dijelaskan manfaat penggunaan PGPR. Fungsi PGPR bagi tanamannya itu mampu memacu pertumbuhan dan fisiologi akar serta mampu mengurangi penyakit atau kerusakan oleh serangga. Selain itu PGPR juga meningkatkan ketersediaan nutrisi lain seperti phospat, belerang, besi dan tembaga. PGPR juga bisa memproduksi hormon tanaman, menambah bakteri dan cendawan yang menguntungkan serta mengontrol hama dan penyakit tumbuhan. PGPR atau Plant Growth Promoting Rhizobacteria adalah sejenis bakteri yang hidup di sekitar perakaran tanaman. Bakteri tersebut hidupnya secara berkoloni menyelimuti akar tanaman. Bagi tanaman keberadaan mikroorganisme ini akan sangat menguntungkan. Bakteri ini memberi keuntungan dalam proses fisiologi tanaman dan pertumbuhannya. Selanjutnya dijelaskan cara pembuatan PGPR dan diakhiri dengan praktek. Peserta SL sangat antusias mengikuti kegiatan, ditandai dengan aktifnya petani bertanya dan mengikuti praktek. Semoga dengan adanya kegiatan ini petani dapat menerapkan dikelompoktaninya masing-masing dan dapat menyebarluaskannya ke petani lainnya. Materi Pembuatan Pupuk Hayati (PGPR) dapat disimak pada link : http://cybex.pertanian.go.id/artikel/101142/pembuatan-pgpr/ Penulis : Rezki Setiadi Ramadhani, S.ST (Penyuluh Pertanian Urusan Programa BPP Kembang Kuning)