PEMBUATAN PUPUK KOMPOS BOKASHI

Limbah pertanian merupakan bahan yang timbul setelah proses produksi selesai, yang umumnya dibuang. Limbah ternak dan tanaman dapat berbentuk padar, cair maupun gas. Demikian halnya limbah yang dihasilkan dari budidaya padi Adalah Jerami, gabah dan dedak sedangkan ternak kambing/domba berupa air kencing yang menyengat akan dapat menimbulkan polusi bau, kotoran mencemari lingkungan sekitarnya dan masih banyak masalah sosial yang ditimbulkan.
Sebetulnya bila dimanfaatkan secara baik Jerami dan kotoran kambing tersebut bukan merupakan polusi justru merupakan suatu penghasilan yang bisa menghasilkan kompos (pupuk organic) yang berkualitas bila diolah dengan teknologi pengolahan menggunakan decomposer (Biostarter) bahkan menghasilkan uang yang tidak sedikit nilainya.
Kompos atau Pupuk Kompos bokashi adalah salah satu pupuk organik buatan manusia yang dibuat dari proses pembusukan sisa-sisa bahan organik (tanaman maupun hewan). Proses pengomposan dapat berlangsung secara aerobik dan anaerobik yang saling menunjang pada kondisi lingkungan tertentu. Proses ini disebut juga dekomposisi atau penguraian.
Proses pembuatan kompos sebenarnya meniru proses terbentuknya humus di alam. Namun dengan cara merekayasa kondisi lingkungan, Kompos dapat dipercepat proses pembuatannya dengan cara bokashi. Pupuk bokashi merupakan hasil fermentasi dari bahan-bahan organik dengan menggunakan bantuan effective microorganism (EM) atau dekomposer lainnya sehingga proses dekomposisi (pembusukan) dalam bahan organik tersebut dapat berjalan lebih cepat. yaitu hanya dalam jangka waktu 30-90 hari. Waktu ini melebihi kecepatan terbentuknya humus secara alami. Oleh karena tu, kompos selalu tersedia sewaktu-waktu diperlukan tanpa harus menunggu bertahun-tahun lamanya.
Untuk
Manfaat KomposBokashi sebagai berikut :
1. Manfaat Kompos Bagi Tanah
Manfaat kompos yang utama pada tanah yaitu untuk memperbaiki kondisi fisik tanah dibandingkan untuk menyediakan unsur hara, walaupun dalam kompos unsur hara sudah ada tetapi jumlahnya sedikit. Pupuk kompos berperan dalam menjaga fungsi tanah agar unsur hara dalam tanah mudah dimanfaatkan oleh tanaman.
2. Manfaat Kompos Bagi Tanaman
Kompos sangat bermanfaat bagi proses pertumbuhan tanaman. Kompos tidak hanya mensuplai unsur hara bagi tanaman, selain itu kompos juga memperbaiki struktur tanah kering dan ladang serta menjaga fungsi tanah, sehingga suatu tanaman dapat tumbuh dengan baik.
a. Manfaat kompos menyediakan unsur hara bagi tanaman
b. Manfaat kompos memperbaiki struktur tanah
c. Manfaat kompos dapat meningkatkan Kapasitas Tukar Kation
d. Manfaat kompos meningkatkan kemampuan tanah untuk menahan air
e. Manfaat kompos meningkatkan aktivitas biologi tanah
f. Manfaat kompos meningkatkan pH pada tanah asam
g. Manfaat kompos menyediakan unsur mikro bagi tanaman
Cara Pembuatan Kompos dari Kotoran Kambing
a. Alat
o Cangkul
o Terpal
o Ember
b. Bahan
o 700 kg Jerami
o 200 kg bahan kotoran kambing
o 100 kg kapur pertanian (Dolomit)
o 200 kg abu/sekam/bekas gergajian
o 1 Botol EM4/Decomposer
Sebelum kita membuat Campuran bahan tersebut diatas kotoran Kambing harus kita hancurkan terlebih dahulu dengan memakai alat(mesin) atau manual atau dicampur dengan Urea(1%). Setelah Inthil kambing ini hancur dan tidak utuh lagi kita ikuti tahapan berikut:
o Jerami dicacah menjadi bagian kecil agar mudah dalam proses penaburan dan pencampuran
o Kemudian siapkan EM4 dari dosis yang ditetapkan yang dilarutkan dalam air.
o Siapkan tempat atau hamparan yang ternaungi lakukan proses pencampuran bahan, agar mudah dan merata bisa dilakukan dengan cara membuat lapisan-lapisan.
o Jerami di cacah menjadi bagian kecil bisa menggunakan parang atau mesin copper
o buat lapisan dengan cara menghamparkan Jerami yang sudah d cacah seteebal 120 cm lapisan kedua hamparkan kotoran kambing dan setebal kurang lebih 20 cm dan taburkan dolomit, dedak dan semprot dengan larutan EM4 secukupnya.
o Buat lapisan berikutnya hingga semua bahan habis,
o Timbunan ditutup rapat dengan terpal dan bagian pinggir terpal diberi beban sehingga jika ada angin terpal tidak terbuka.Diamkan selama 1 minggu, setelah satu minggu terpal dibuka dan timbunan diaduk untuk tujuan pemberian airasi pada proses pengomposan. Proses pengomposan perkirakan setelah 3 minggu yang berhasil akan timbul panas dan dapat dirasakan saat pembongkaran gundukan.
Setelah semua proses pembuatan kompos dilakukan, mulai dari pemilihan bahan, pengadaan bahan, perlakuan bahan, penyusunan bahan, pencampuran bahan, pengamatan proses, pembalikan kompos sampai dengan jadi kompos. Selanjutnya adalah pengetesan sederhana terhadap kompos. Apakah kompos yang dibuat tersebut sudah jadi dengan baik
Ciri-ciri kompos sudah jadi dan baik adalah:
o Warna; warna kompos biasanya coklat kehitaman
o Aroma; kompos yang baik tidak mengeluarkan aroma yang menyengat, tetapi mengeluarkan aroma lemah seperti bau tanah atau bau humus hutan
o Apabila dipegang dan dikepal, kompos akan menggumpal. Apabila ditekan dengan lunak, gumpalan kompos akan hancur dengan mudah.
Cara Aplikasi pada Tanaman
Aplikasi pupuk kompos untuk tanaman musiman dapat dilakukan bersamaan saat pengolahan lahan, Pemupukan pada tanaman tahunan, sebaiknya dibenam pada bagian ujung perakaran, dan setiap tanaman umumnya memiliki ujung perakaran berada tepat dibawah daun paling ujung dari tanaman tersebut. Semakin banyak pupuk organik diberikan semakin meningkat kesuburan tanah.
Teknologi pemanfaatan kotoran kambing sangat berguna bagi kehidupan masyarakat baik dalam mutunya dan kualitasnya yang sangat menjanjikan untuk kebutuhan pertanian sebagai sumber peningkatan unsure hara tanah sebagai sumber pendapatan petani peternak