Loading...

Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Dapur

Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Dapur
Manfaat pupuk organik Mengandung unsur hara yang komplit baik secara makro dan mikro Memperbaiki sifat fisik tanah/struktur tanah dari padat keras menjadi ringan dan gembur Mengatur proses pelepasan hara dalam tanah sehingga tanaman bisa menyerap unsur hara yang baik Memiliki daya simpan air yang tinggi Meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah yang menguntungkan Apabila diaplikasikan secara rutin maka akan mengurangi pemakaian pupuk anorganik Pembuatan Pupuk Organik Cair *Alat Ember dan tutup ember Drum Gayung air Parang/pisau Talenan kayu Jeregen bertutup Plastik sebagai penutup wadah *Bahan Sampah sayuran busuk Limbah dapur Limbah buah-buahan Gula merah EM4 Air secukupnya Langkah-langkah pembuatan POC Potong atau Rajang limbah sayuran, limbah dapur, dan limbah buah-buahan yang akan dijadikan bahan baku. Campur secara merata didalam ember plastik Masukkan bahan baku pupuk kedalam ember plastik bertutup dan tambahkan air secukupnya. Pastikan seluruh bahan terendam air. Larutkan EM4 dan gula merah kedalam ember, aduk hingga merata. Kemudian tambahkan larutan tersebut keadalam ember bertutup yang sudah berisi bahan baku pupuk cair Limbah Dapur 50 kg, air 150 Liter Tutup drum dengan plastik. Pastikan untuk sering membuka drum setiap 1x7 hari agar gas yang dihasilkan dapat keluar Waktu fermentasi 1-2 bulan Petunjuk penggunaan Saring POC dengan kain. Ampas bisa digunakan sebagai pupuk organik padat. Masukkan cairan yang telah disaring pada jeregen/botol plastik lalu ditutup rapat. Pupuk organik telah siap digunakan. Apabila dikemas/disimpan dengan baik, maka pupuk dapat digunakan sampai 6 bulan. Untuk setiap 1 liter POC harus diencerkan dengan menggunakan minimal 20 liter air. Setiap penyemprotan disarankan dengan interval waktu 1 minggu pada musim kering/kemarau dan 3 hari sekali pada musim hujan.