Loading...

Pembuatan Pupuk Organik Padat Bokashi SL Genta Organik

Pembuatan Pupuk Organik Padat Bokashi SL Genta Organik
Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) merupakan salah satu program Kementan dalam mendukung terwujudnya pertanian ramah lingkungan. Genta Organik diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kelangkaan pupuk, sekaligus dapat memberikan nutrisi bagi unsur hara serta memperbaiki kesuburan tanah. memperbaiki kesuburan tanah, dengan mengurangi penggunaan pupuk anorganik dan terus meningkatkan penggunaan pupuk organic yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil pertanian. Pada hari Senin, 06 Maret 2023 bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kembang Kuning Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan dilaksanakan sekolah lapang gerakan tani pro organik (SL Genta Organik) komoditi padi dengan materi pembuatan pupuk organik padat (Bokashi) yang bertinfak sebagai narasumber adalah Hotim, SP, MP bersama Hairun Syah Zain, S.ST. Kegiatan sekolah lapang diikuti sebanyak 50 orang peserta terdiri dari 10 kelompoktani pelaksanaan SL Genta organik yang berada di dua Desa Kecamatan Upau. Pada kesempatan tersebut dijelaskan manfaat penggunaan pupuk organik padat antara lain menyuburkan tanah dalam waktu panjang (dapat meningkatkan unsur hara dalam tanah secara alami, sehingga kesuburan tanah dapat dipertahankan), ramah lingkungan (kualitas tanah akan semakin bagus serta aman untuk kesehatan dan lingkungan), menghemat biaya produksi (pupuk organik dapat dibuat dari bahan yang ada di sekitar kita, seperti sampah daun, kotoran ternak, ataupun limbah rumah tangga), meningkatkan daya simpan air (pupuk organik memiliki struktur yang mudah menyerap air sehingga air di permukaan tanah dapat diserap ke dalam tanah dan akar tanaman). Berdasarkan bentuknya pupuk organic dapat dikelompokkan menjadi pupuk organik padat dan pupuk organik cair. Pembuatan pupuk organik cukup beragam dan dapat dilakukan secara aerob maupun anaerob, dengan atau tanpa aktivator pengomposan. Metode aerob dilakukan dengan bantuan sirkulasi udara (oksigen), sehingga prosesnya dilakukan dilingkungan terbuka. Sedangkan metode anaerob dilakukan tanpa bantuan oksigen, pada proses ini memerlukan mikroorganisme untuk mengurai bahan baku pupuk organic. Selanjutnya dijelaskan cara pembuatan pupuk organic dan diakhiri dengan praktek. Peserta SL sangat antusias mengikuti kegiatan, ditandai dengan aktifnya petani bertanya dan mengikuti praktek. Semoga dengan adanya kegiatan ini petani dapat menerapkan dikelompoktaninya masing-masing dan dapat menyebarluasakannya ke petani lainnya. Materi Pembuatan Pupuk Organik Padat Bokashi dapat disimak pada link : http://cybex.pertanian.go.id/artikel/100867/pembuatan-pupuk-bokashi/ Penulis : Rezki Setiadi Ramadhani, S.ST (Penyuluh Pertanian Urusan Programa BPP Kembang Kuning)