PEMBUKAAN PENGKAJIAN ADOPSI TEKNOLOGI PEMBUATAN KOMPOS
Pengkajian Percepatan Adopsi Teknologi Pengolahan Limbah Kotoran Sapi melalui Jejaring Kerja Kelompok Kandang Kumpul dalam Upaya Membangun 17 Unit Produksi Kompos memali Pembelajaranpada Laboratorium Lapangan (LL) Kelompok Kandang Kumpul yang pelaksanaannya mulai dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 20 September 2011 bertempat di Lokasi Laboratorium Lapangan (LL) Kelompok Tani "Bareng Kangen" Desa Pengadangan Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur. Dalam pembukaan pengkajian tersebut hadir : 1. Kepala BPTP Propinsi NTB 2. Kepala BP4K Kabupaten Lombok Timur 3. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Timur 4. Camat Pringgasela 5. Kepala BP3K Kecamatan Pringgasela 6. Kepala UPTD Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Timur 7. PPL Pendamping 8. Pengurus 17 Unit Kelompok Kandang Kumpul Kepala BPTP Propinsi NTB dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan pengkajian ini dalam rangka pengembangan teknologi pengolahan limbah kotoran sapi, membangun model percepatan adopsi inovasi teknologi, memperbaiki lingkungan/menghindari pencemaran lingkungan serta dapat memperbaiki tingkat kesuburn tanah dan sekaligus meningkatkan pendapatan petani. Kepala BP4K Kabupaten Lombok Timur sangat menyambut baik kegiatan ini dan mengharapkan kepada semua PPL pendamping untuk mengawal, memfasilitasi, mendampingi kegiatan-kegiatan yang berkaitan lansung dengan kegiatan kelompok tani. Dari 187 kelompok kandang kumpul di Kabupaten Lombok Timur baru sebagian kelompok yang mendapat sentuhan pelatihan seperti kegiatan pengkajian ini mudah-mudahan kedepan dapat diperbanyak sehingga dapat mempercepat tercapainya misi Kabupaten Lombok Timur dalam percepatan pembangunan pertanian berwawasan lingkungan. Dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan pertanian ada 4 aspek yang perlu diperhatikan yaitu aspek produksi, aspek ketahanan pangan, aspek ekonomi dan aspek lingkungan. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Timur dalam sambutannya sangat menyambut baik kegitan yang dilaksanakan dalam rangka percepatan adopsi teknologi, oleh karena itu perlu dilaksanakan pendampingan dari semua dinas/instansi lingkup pertanian. Dalam program peningkatan sumber daya Kabupaten Lombok Timur dikenal dengan "Ngaro - Ngarat- Ngaji" (membajak sawah, memelihara ternak, mempelajari ilmu) sehingga peningkatan pendapatan/kesejahteraan petani dapat segera terwujud. Pelaksanaan-pelaksanaan program terus dipacu dan dikembangkan yaitu antara lain program peningkatan produksi pertanian, program pendukung administrasi, koordinasi lintas desa, kecamatan dan kabupaten serta dengan membentuk satgas pendukung di tingkat kecamatan. Kegiatan pengkajian ini dilaksanakan selama 5 (lima) kali pertemuan mulai tanggal 20 September 2011, 21 September 2011, 5 Oktober 2011, 12 Oktober 2011 dan 20 Oktober 2011 serta difasilitasi oleh BPTP Propinsi NTB.