v:* {behavior:url(#default#VML);} o:* {behavior:url(#default#VML);} b:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} 281 1 7560000 10692000 359410 259 261 257 276 262 279 1 0`````````````````````` 5 1 1 285 282 1 False 0 0 0 0 -1 304800 243 True 128 77 255 3175 3175 70 True True True True True 278 134217728 1 1 -9999996.000000 -9999996.000000 8 Empty 16711680 52479 26367 13421772 16737792 13382502 16777215 Bluebird 22858575 22852950 (`@````````` 266 263 5 110183775 110178150 Labu Kuning (Cucurbita moschata) adalah tumbuhan merambat penghasil buah konsumsi berukuran besar bernama sama. Labu kuning termasuk jenis tanaman menjalar dari famili Cucurbitaceae. Ia disebut "labu kuning" karena daging buahnya berwarna kuning. Boleh jadi, tanaman satu ini banyak disepelekan orang. Namanya hanya muncul setiap kali musim Puasa tiba. Ia jadi bahan pembuat kolak. Padahal, sesungguhnya ia pun punya "daya pikat" yang lain. Di Indonesia penyebaran buah labu kuning juga telah merata, hampir di semua kepulauan nusantara terdapat tanaman buah labu kuning, karena di samping cara penanaman dan pemeliharannya mudah buah labu kuning memang dapat menjadi sumber pangan yang dapat diandalkan. Buah labu kuning juga merupakan jenis tanaman yang produktif sebab setiap 1 hektar lahan dapat menghasilkan 20-40 ton buah labu kuning. Berat buah juga bergantung jenisnya, mulai 3 kg sampai 30 kg per buah. Dengan berat 3-5 kg, labu kuning bisa berbentuk bulat pipih, lonjong, atau panjang, tergantung varietasnya. Buah muda berwarna hijau, sedangkan yang lebih tua berwarna kuning pucat. Warna kuning atau oranye daging buahnya pertanda kandungan karotenoidnya sangat tinggi. Karotenoid dalam buah labu sebagian besar berbentuk beta karoten. Apa saja zat gizi dalam labu: Vitamin A dan beta karoten. Beta karoten adalah pigmen warna kuning-oranye yang jika dicerna di dalam tubuh kita, akan berubah menjadi vitamin A. fungsi vitamin A dan beta karoten antara lain berguna bagai kesehatan mata dan kulit, kekebalan tubuh serta reproduksi. Selain itu, zat gizi ini mempunyai manfaat sebagai antiokasidan sehingga dapat mengutangi risiko terjadinya kanker dan penyakit jantung. Vitamin C. Salah satu jenis vitamin yang larut dalam air ini, sangat diperlukan untuk metabolisme tubuh. Vitamin C juga berperan pada fungsi kekebalan tubuh dan sebagai antioksidan. Zat besi. Zat gizi ini terutam diperlukan dalam pembentukan darah, khususnya hemoglobin (Hb). Makanan yang mengandung zat besi perlu, karena belak zat besi dari ibu saat bayi dilahirkan akan berangsur-angsur habis. Kalium. Fungsi utama kalium adalah menunjang kelancaran metabolisme tubuh. Hal ini penting dalam menjaga keseimbangan air dfan elektrolit (asam-basa) di dalam sel tubuh. Kelebihan lain dari labu kuning adalah kandungan seratnya yang tinggi, bermanfaat mengurangi resiko sembelit. Di samping itu, kandungan lemak labu kuning juga rendah sehingga Anda tak perlu takut balita mengalami kegemukan asal dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Olahan Segar. Dari sekian banyak jenis labu, labu kuning (Cucurbita moschata) paling sering digunakan dalam masakan. Beragam jenis hidangan bisa dibuat dari buah ini, mulai dari kolak, sup, cake, hingga kue-kue basah seperti talam dan kue lumpur. Teksturnya yang lembut dengan rasa sedikit manis cocok dipadu padan dengan beragam bahan. Sesuai namanya, labu kuning mempunyai warna kuning atau jingga akibat kandungan karotenoidnya yang sangat tinggi. Itulah sebabnya air perasan labu kuning sering digunakan sebagai pewarna alami dalam pengolahan berbagai makanan tradisional. Tepung labu juga sering dicampurkan ke dalam berbagai produk olahan untuk mendapatkan warna kuning. Karotenoid dalam buah labu sebagian besar berbentuk betakaroten. Tepung Labu. Tahapan pembuatan tepung dari buah labu kuning sebagai berikut: Labu kuning harus dipilih yang mengkal, yaitu buah sudah tua tetapi belum masak optimum. Buah dipanen kira-kira 5-10 hari lebih awal dari umur panen semestinya. Buah yang masak optimum tidak sesuai dibuat tepung karena kadar airnya tinggi, daging buahnya lembek, serta kadar patinya rendah. Setelah dikupas kulitnya, labu dibelah-belah dan dilakukan pemblansiran, yaitu perlakuan dengan uap panas selama 5-10 menit. Dalam skala rumah tangga, tahapan ini dapat dilakukan seperti mengukus nasi tetapi tidak perlu ditutup. Selanjutnya labu dirajang dengan ketebalan 0,1-0,3 cm. Hasil perajangan tersebut dinamakan sawut. Pengeringan sawut dilakukan sampai diperoleh kadar air sekitar 14 persen. Agar lebih efisien, penepungan sawut dilakukan dalam dua tahapan, yaitu 1) penghancuran sawut untuk menghasilkan butiran kecil (lolos 20 mesh), dan 2) penggilingan/penepungan menggunakan saringan lebih halus (80 mesh). Penggilingan sawut kering menjadi tepung labu kuning dapat menggunakan mesin penepung beras. Dengan manfaat yang begitu banyak dan potensi labu kuning yang tersedia cukup besar di Kabupaten Agam. Daerah penghasil Labu kuning diKabupaten Agam yaitu di Kecamatan Matur sekitarnya. untuk memaksimalkan potensi ini bertepatan dengan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tanggal 8 Februari 2011 ini, digelar acara 1001 mangkok kolak labu, yang mana acara ini telah memecahkan rekor MURI. Dengan digelarnya acara ini, diharapkan potensi lokal daerah dapat diangkat kepermukaan, karena bagaimana pun labu kuning besar potensinya untuk menggantikan tepung terigu dan beras sebagai sumber karbohidrat.