Loading...

Pemeliharaan benih grafting kemiri sunan

Pemeliharaan benih grafting kemiri sunan
1). Penyiraman -Penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore hari sampai media tanam didalam polybag benar-benar basah. Hindarkan penyiraman yang berlebihan sehingga menyebabkan genangan air didalam polybag. -Bila malam hari terdapat curah hujan yang cukup, tidak perlu dilakukan penyiraman pada pagi harinya dan penyiraman sore harinya tergantung pada kelembaban tanah di polybag. -Bila pagi hari terdapat curah hujan yang cukup, maka tidak perlu penyiraman pada pagi maupun sore harinya. -Bila terdapat genangan air yang bertahan di polybag akibat curah hujan yang terlalu tinggi, maka dibuat tambahan lubang pada polybag dengan cara menusuknya menggunakan paku berdiameter 5 mm. -Buang tunas air (wiwilan) yang tumbuh di bawah sambungan dengan menggunakan gunting stek atau pisau cutter. Bekas luka pemotongan diolesi pestisida atau cat untuk mencegah infeksi penyakit patogen. -Bunga yang tumbuh pada titik tumbuh selama dalam pembenihan harus dibuang setelah keluar daun muda. -Pengendalian gulma di dalam dan di luar polybag dilakukan secara manual dan tidak boleh menggunakan herbisida. -Pemupukan dilakukan pada 4 minggu setelah di grafting dengan jenis dan takaran pupuk Normal 0 false false false EN-AU X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:216.0pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} 2). Seleksi benih grafting Tujuan seleksi adalah untuk memperoleh benih grafting dengan pertumbuhan yang optimal dan sambungan yang sempurna. Seleksi dilakukan pada saat benih berumur 3 bulan setelah penyambungan. Beberapa ciri fisik benih grafting yang diafkir adalah : -Daun tidak tumbuh sempurna, kerdil dan kecil. -Daun menggulung, helaian daun benih menggulung tidak membuka secara normal. -Benih kerdil, benih dengan pertumbuhan vegetatifnya tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. -Benih dengan serangan penyakit berat yang dicirikan oleh batang dan daunnya bercak- bercak berjamur, biasanya berwarna putih seperti embun. -Benih grafting afkir diangkat dan singkirkan dari bedengan dan dimusnahkan (Ir. Agus Sutarman.MA,MM, Penyuluh Pertanian Madya Pusluh BPPSDMP)