Loading...

PEMILIHAN STEK UBI KAYU UNTUK MENINGKATKAN HASIL PRODUKSI

PEMILIHAN STEK UBI KAYU UNTUK MENINGKATKAN HASIL PRODUKSI
Cara menanam ubi kayu relatif mudah dan siklus hidupnya juga cukup fleksibel, yaitu dengan masa panen berkisar antara 6 hingga 12 bulan setelah tanam. Tanaman ini berkembang biak melalui stek batang, yang membuatnya mudah dibudidayakan dalam skala kecil maupun besar. Selain itu, ubi kayu memiliki kemampuan beradaptasi yang baik terhadap perubahan iklim dan kondisi tanah sehingga sangat cocok untuk ditanam di daerah tropis seperti di Kecamatan Rupat Utara. Untuk mendapatkan hasil optimal, persiapan yang baik sangat penting sebelum memulai proses stek tanaman ubi kayu. Cara stek tanaman ubi kayu cukup sederhana, namun memerlukan langkah yang tepat agar hasilnya maksimal. Beberpa hal yang wajib di perhatikan dalam memilih batang ubi kayu untuk di jadikan stek antara lain : Varietas Unggul: Pilihlah stek dari varietas ubi kayu yang unggul dan terbukti tahan terhadap hama dan penyakit, serta memiliki potensi hasil panen yang tinggi. Usia Tanaman Induk: Pilih batang dari tanaman ubi kayu yang berusia 8-12 bulan. Umur ini dianggap optimal untuk pertumbuhan stek karena batang sudah cukup kuat dan memiliki cadangan makanan yang baik untuk pertumbuhan stek. Fisik Batang: Memilih batang dari tanaman induk yang sehat dan kuat serta bebas dari hama penyakit, serta tidak ada tanda-tanda kerusakan fisik. Batang ubi kayu yang ideal memiliki bentuk yang lurus dan cenderung membesar di bagian tengahnya. Hindari memilih batang yang bengkok atau terlalu kurus, karena biasanya memiliki serat yang lebih banyak. Dan Belum tumbuh tunas-tunas baru. Batang yang sakit atau terinfeksi hama akan menghasilkan stek yang kurang berkualitas dan sulit tumbuh. Diameter Batang: Diameter batang yang ideal untuk stek adalah sekitar 2-3 cm. Batang yang terlalu kecil kurang kuat, sedangkan batang yang terlalu besar sulit untuk tumbuh. Mata Tunas: Setiap stek harus memiliki minimal 5-7 mata tunas yang sehat sepanjang 20-25 cm. Mata tunas ini adalah calon tunas baru yang akan tumbuh menjadi tanaman baru. Pemilihan Bagian Batang: Disarankan untuk menggunakan bagian tengah hingga bawah batang untuk stek, karena bagian ini memiliki keseimbangan antara kematangan dan pertumbuhan karena sudah lebih berkayu dan memiliki cadangan nutrisi yang lebih baik dibandingkan bagian atas. Pemotongan Stek: Gunakan alat yang tajam dan bersih untuk memotong stek. Potong bagian bawah batang dengan kemiringan 45 derajat agar penyerapan air lebih maksimal saat ditanam di tanah.