Loading...

PEMKAB LUWU TIMUR INVESTASIKAN LAHAN KELAPA SAWIT SELUAS 12.000 Ha

PEMKAB LUWU TIMUR INVESTASIKAN LAHAN KELAPA SAWIT SELUAS 12.000 Ha
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menerima kunjungan PT Bumi Maju Sawit (BMS) dalam rangka menjajaki peluang investasi perkebunan kelapa sawit di kawasan transmingrasi, Kota Terpadu Mandiri (KTM) Mahalona Kecamatan Towuti. Rombongan tersebut diterima Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Muhammad Zabur diruang rapat Bupati, Kamis (12/04). Direktur Utama PT Bumi Maju Sawit (BMS), Freddie Maturbongs saat ekspose di hadapan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengatakan lahan seluas 12.000 ha yang berada di kawasan transmigrasi, KTM Mahalona, rencananya akan dijadikan program pengembangan perkebunan kelapa sawit dengan pola inti plasma. Rencana investasi tersebut mencakup 7000 ha kebun kelapa sawit plasma dan 5000 ha kebun kelapa sawit inti dengan pabrik pengolahan 30-60 ton/jam. Lanjut Freddie, berdasarkan analisis perusahaannya, struktur tanah maupun curah hujan yang berada di kawasan KTM Mahalona sangat cocok untuk ditanami kelapa sawit. Untuk itulah, perusahaannya berminat untuk menanamkan investasinya. Freddie juga mengatakan dampak positif dari rencana investasi ini antara lain penyerapan tenaga kerja lokal mencapai 4.800 orang, meningkatkan pendapatan penduduk transmigran sekaligus Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak komoditi perkebunan sawit serta pemberdayaan masyarkat melalui program comdev kerjasama pemerintah daerah. Sementara itu, Asisten Ekbang, M Zabur menyambut baik program investasi ini. Menurutnya program pemerintah tentang ketransmigrasian memang bertujuan meningkatkan kesejahteraaan transmigran dan masyarakat sekitarnya. Olehnya itu, melalui peran para investor, pertumbuhan produksi dan ekonomi masyarakat transmigran dapat ditingkatkan. Anggota DPRD Lutim, Abdul Munir Rasak yang turut hadir dalam pertemuan tersebut juga mengatakan sangat menyambut baik rencana investasi ini, hanya saja dia berharap agar rencana ini tidak mengganggu aktivitas lahan perkebunan masyarakat yang sudah lebih dulu ada. Di Dokumentasikan oleh : Admin Cyber Kab. Luwu Timur Prop.Sul-Sel