Loading...

PEMUPUKAN KEDELAI

PEMUPUKAN KEDELAI
Pupuk adalah bahan yang mengandung satu atau lebih unsur hara tanaman yang jika diberikan ke pertanaman dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Sedangkan pemupukan adalah penambahan satu atau beberapa hara tanaman yang tersedia atau dapat tersedia ke dalam tanah/tanaman untuk dan atau mempertahankan kesuburan tanah yang ada yang ditujukan untuk mencapai hasil/produksi yang tinggi.Dosis pupuk yang digunakan sangat tergantung pada jenis lahan dan kondisi tanah. Pada tanah subur atau tanah bekas ditanami padi dengan dosis pupuk tinggi, pemupukan tidak diperlukan. Petani di Kecamatan Buahdua pada umumnya sudah memahami bahwa tanaman kedele tidak boleh di pupuk dengan pupuk nitrogen secara berlebihan karena akan menghasilkan tanaman yang terlalu subur dan tidak menghasilkan polong.Dosis pupuk yang digunakan para petani kedelai di Kecamatan Buahdua adalah:Urea=50 kg/ha, TSP=75 kg/ha danKCl=100 kg/ha.Pemupukan dasar 1) Pupuk dasar diberikan bersamaan dengan kegiatan tanam2) Pemupukan dilakukan dengan cara menugalkan pupuk di kanan kiri tanaman sejauh 5-7 cm dari lubang tanaman dengan kedalaman 2-3 cm 3) Pupuk ditutup kembali dengan tanah4) Dosis pupuk yang diberikan adalah 2/3 dosis N dan 2/3 pupuk K, sedangkan pupuk P diberikan seluruhnya pada pemupukan dasar.Pemupukan susulan1) Pupuk susulan diberikan pada saat tanaman berumur 20-30 hari setelah tanam, yaitu menjelang saat tanaman kedelai berbunga.2) Pemupukan dilakukan dengan cara menugalkan pupuk di kanan/kiri tanaman sedalam 2-3 cm dengan jarak kurang lebih 10 cm.3) Dosis pupuk yang diberikan adalah 1/3 dosis N dan1/3 pupuk K.