Pupuk merupakan salah satu input penting bagi pertumbuhan dan hasil ratun padi. Beberapa studi menunjukkan bahwa pertumbuhan salibu/ratun sangat tergantung pada komposisi dan tingkat dosis pupuk yang diberikan (Jason, 2005 dalam Susilawati, 2011). Pupuk yang diberikan pada tanaman utama, akan berdampak kepada ratun yang tumbuh berikutnya. Pupuk N merupakan unsur yang dapat mempercepat pertumbuhan berupa pertambahan tinggi dan jumlah anakan produktif.Pupuk P berperan dalam memperkokoh tanaman, memacu terbentuknya bunga dan bulir pada malai, memperbaiki kualitas gabah dan meningkatkan akar-akar rambut. Pupuk K memacu pertumbuhan akar, memperbaiki kualitas bulir dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit (Dobermann dan Fairhurst, 2000 dalam Susilawati, 2011).Hasil penelitian lain menyebutkan bahwa hanya N yang secara nyata berpengaruh terhadap penampilan dan hasil ratun (McCauley, 2006 dalam Susilawati, 2011). Jumlah P dan K yang diberikan cukup pada tanaman utama, masih dapat dimanfaatkan oleh salibu/ratun. Di Taiwan, P dan K tidak berpengaruh terhadap hasil ratun, dan di Texas P dan K yang diaplikasikan pada ratun menjadi tidak penting jika tanaman utamanya menerima cukup jumlah unsur tersebut. Penggenangan selama beberapa hari setelah panen tanaman utama mendorong pertumbuhan salibu/ratun dan meningkatkan jumlah malai. Penulis : Ekayeni, A. Md