Tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.) adalah tumbuhan perdu yang berkayu, dan buahnya berasa pedas yang disebabkan oleh kandungan kapsaisin. Di Indonesia tanaman tersebut dibudidayakan sebagai tanaman semusim pada lahan bekas sawah dan lahan kering atau tegalan. Namun demikian, syarat-syarat tumbuh tanaman cabai merah harus dipenuhi agar diperoleh pertumbuhan tanaman yang baik dan hasil buah yang tinggi. Ketersediaan unsur-unsur hara, baik hara makro (N, P, K, Ca, Mg, dan S) ataupun hara mikro (Zn, Fe, Mn, Co, dan Mo) yang cukup dan seimbang dalam tanah merupakan faktor penting untuk mendapatkan hasil cabai yang tinggi dan kualitas yang baik. Setiap unsur hara mempunyai peran spesifik di dalam tanaman. Kekurangan atau kelebihan unsur hara dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan menurunkan hasil. Penambahan unsur hara ke dalam tanah apabila kandungan unsur hara dalam tanah tidak mencukupi untuk mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal. Tujuan dari pemupukan mempertahankan status hara tanah agar memenuhi kebutuhan hara tanaman sehingga dapat menjamin pertumbuhan tanaman secara optimal dan berproduksi dengan mutu yang optimal pula. Adapun fungsi dari pemupukan yaitu: Pupuk organik digunakan untuk memperbaiki tekstur dan struktur tanah Pupuk anorganik, digunakan sebagai unsur tambahan hara/nutrisi yang dibutuhkan tanaman dalam bentuk pupuk tunggal maupun majemuk Pupuk pelengkap cair digunakan untuk mengatasi kekurangan jumlah unsur hara mikro yang diperlukan tanaman. Pemupukan pada tanaman cabai terbagi menjadi dua fase utama: fase pertumbuhan (vegetatif) dan fase pembungaan (generatif). Pada fase pertumbuhan, pupuk yang mengandung nitrogen (N) tinggi dibutuhkan untuk pertumbuhan daun dan batang. Saat memasuki fase pembungaan, pupuk dengan kandungan fosfor (P) dan kalium (K) tinggi lebih diutamakan untuk mendukung pembentukan bunga dan buah yang optimal. Pupuk Susulan Fase Pertumbuhan / Drum 200 Liter , 100 Ml/Batang/14 Hari : NPK 15-15-15 atau 16-16-16 : 3 Kg Pupuk Organic Citra Green : 3 Kg SS Ammophos : 1 Kg Boron / Tropicote : 0,5 Kg Cruiser/insektisida : 1 botol 12,5 ml (Umur 1 minggu HST, 30 HST, 60 HST, 90 HST) Velum : 50 ml (untuk mencegah nematoda, cor pertama) Serenade/fungisida organik : 250 ml/Drum (14 HST, Berbunga, Awal Panen) Ambition ZAT (zat pengatur tumbuh) : 250 ml/Drum (14 HST, Berbunga, Awal Panen) Pupuk Susulan Fase Pembungaan Atau Pembuahan/Drum 200 Liter, 200 Ml/Batang/14 Hari: Pupuk organic Citra Green : 5 Kg NPK 15-15-15 atau 16-16-16 : 3 Kg Subur kalibutir : 1 Kg Boron / Tropicote : 0,5 Kg