Loading...

PEMURNIAN DAN SERTIVIKASI PADI GOGO VARIETAS DAYANG RINDU DI MUSI RAWAS

PEMURNIAN DAN SERTIVIKASI PADI GOGO VARIETAS  DAYANG RINDU DI MUSI RAWAS
Varietas Padi Dayang Rindu merupakan Varietas padi gogo yang mempunyai kekhasan tersendiri, yaitu rasa nasinya enak/pulen dan aromanya harum, sehingga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Di Musi Rawas Varietas Padi Dayang rindu masih banyak ditanam oleh petani sebagai tanaman sela pada lahan tanaman karet atau sawit yang masih muda, sehingga kebutuhan benih Varietas Padi Dayang Rindu ini setiap tahunnya semakin meningkat. Untuk meningkatkan kualitas dan menjadikan Varietas Padi Dayang Rindu menjadi Varietas Unggul Lokal yang bermutu dan ber Sertifikat, maka harus dilakukan Pemurnian dan Sertifikasi Sertifikasi adalah suatu cara pemberian sertifikasi atas cara perbanyakan produksi dan penyaluran benih padi sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Sertifikasi bertujuan untuk memelihara kemurnian dan mutu benih dari varietas unggul dalam usaha penyediaan benih bermutu secara berkesinambungan untuk memenuhi kebutuhan petani. Sertifikasi dimaksudkan sebagai pelayanan terhadap produsen/penangkar benih dan pedagang benih. Proses pemberian sertifikasi benih dilaksanakan atas dasar permohonan aktif dari produsen itu sendiri. Adpun fungsi dari sertifikasi adalah : 1.Membantu para pemulia tanaman dalam memelihara kebenaran varietas hasil pemuliaanya dalam perbanyakan benih yang akan digunakan oleh petani. 2.Membantu para produsen/penangkar benih dalam mencapai mutu benih yang sebaik-baiknya. 3.Membantu para petani dalam mendapatkan benih yang diinginkan, dapat dijamin baik kebenaran varietas maupun mutunya. ` II. SERTIFIKASI BENIH PADI 1. SYARAT-SYARAT SERTIFIKASI BENIH a. Varietas yang diajukan untuk disertifikasi harus telah ditetapkan sebagai varietas yang telah disertifikasi oleh Menteri Pertanian. (Varietas Lokal yang mempunyai kekhasan baik rasa, aroma, daya adaptasi maupun produksinya). b. Benih yang akan ditanam untuk menghasilkan suatu kelas benih bersertifikat harus berasal dari benih yang lebih tinggi tingkatannya. c. Lahan sertifikasi yang akan digunakan harus memenuhi persyaratan yang berlaku. d. Peralatan/perlengkapan yang digunakan untuk panen dan prosesing harus bersih dari jenis/varietas lain yang tidak sama. e. Label dan segel -Benih Penjenis (BP) berlabel putih -Benih Dasar (BD) berlabel putih -Benih Pokok berlabel ungu -Benih Sebar (BS) berlabel biru 2. PROSEDUR SERTIFIKASI BENIH a. Pemohon mengajukan permohonan ke BPSB b. Permohonan diajukan paling lambat sebelum tanaman pada fase berbunga. c. Setiap unit permohonan pemurnian/sertifikasi varietasnya minimal 2,0 ha. 3. PEMELIHARAAN TRANAMAN Pertanaman harus dipelihara sedemikian rupa termasuk perlindungan terhadap hama dan penyakit dengan mengikuti kaidah-kaidah produksi benih untuk menjamin mutu benih yang dihasilkan. 4. SELEKSI/ROGUING Seleksi dilakukan dengan membuang pertanaman yang menyimpang, dilakukan lebih dari satu kali disesuaikan dengan fase pertumbuhan dan kebutuhan untuk seluruh areal pertanaman. 5. PEMERIKSAAN LAPANGAN a.Pemeriksaan lapangan dilakukan oleh Instansi Penyelenggara Sertifikasi benih berdasarkan permohonan produsen benih. b.Pemeriksanan lapangan dilakukan sesuai dengan prosedur dan tata cara yang telah ditentukan untuk menghasilkan benih unggul bersertifikat. c.Uji Laboratorium meliputi, kadar air, daya berkecambah, daya tumbuh dan kemurnian. d.Bagi kelompok benih yang memenuhi Standar uji Laboratorium akan diberikan label. e.Benih yang dihasilkan merupakan benih sebar dengan warna Label Biru. Data : Kwantitatif Hasil Pengamatan Pemurnian Varietas Padi GOGO Dayang Rindu An. BAPELUH Kab. Musi Rfawas di Desa Banpres dan Pulo Panggung.(2 kali tanam) I. DAUN 1. Bulu Daun : Kasar 2. Muka Daun : Kasar 3. Posisi Daun : Tegak 4. Daun Bendera : Tegak s/d Miring 5. Warna Helai Daun : Hijau 6. Warna Pelepah Daun : Hijau 7. Warna Lidah Daun : Tidak Berwarna 8. Warna Telinga Daun : Tidak Berwarna 9. Warna Leher Daun : Hijau 10. Lebar Daun : Lebar 11. Ketuaan Daun : Sedang II. BATANG 1. Sudut Batang : Tegak 2. Kekuatan Batang : Kuat 3. Tinggi Batang : 183,2 cm 4. Warna Nodia : Kuning 5. Warna Internodia : Kuning Keemasan III. MALAI 1. Tipe Malai : Kelompok 2. Leher Malai : Berleher 3. Kesuburan Malai : Steril (subur) 4. Lain-lain : Susunan gabah setengah gabah kompak seperti susunan manggar kelapa. IV. GABAH 1. Gabah : Tidak Berbulu 2. Apiculus : Tidak Berbulu 3. Warna Stigma : Tidak Berwarna 4. Warna Ujung Gabah : sewarna Gabah 5. Warna Gabah : Keemasan sampai coklat 6. Bentuk Gabah : Ramping sampai melengkung 7. Tipe Indosperm : Tidak Berperut 8. Warna Steriloma : Warna Jerami 9. Kerontokan : Sedang V. KEISTIMEWAAN TANAMAN 1.Rasa Nasi Pulen Beraroma Harum 2.Potensi hasil Tinggi antara 2,5 - 3,2 GKP/ha Penilai Pemurnian Varietas : BEJO (Pengawas Benih Musi Rawas) Ditulis Oleh : HERIAWAN, SP Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Lapangan Pada Kegiatan Pemurnian Benih Padi Gogo Varietas DAYANG RINDU yang kedua di Desa Banpres dan Pulo Panggung Musi Rawas oleh Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Musi Rawas, serta Literatur Lain yang berkaitan dengan Sertifikasi Benih.