Desa Tanjungsamak merupakan salah satu desa di Kecamatan Rangsang yang memiliki potensi lahan pertanian cukup luas. Untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani, penanaman jagung pipil menjadi salah satu komoditas strategis karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang stabil, khususnya untuk kebutuhan pakan ternak dan industri. Jagung pipil adalah hasil panen tanaman jagung yang telah dipisahkan dari tongkolnya dan dikeringkan sehingga siap untuk disimpan, diolah, atau dipasarkan. Pengembangan jagung pipil dilakukan melalui perluasan areal tanam, peningkatan produktivitas, pendampingan petani, serta penguatan kerja sama lintas sektor. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan nasional, mengurangi ketergantungan impor, meningkatkan pendapatan petani, serta memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Pemerintah Desa Tanjungsamak bersama Polsek Rangsang Bapak Dominikus Turnip, S.E, Bapak Camat Rangsang H. Setu, S.H, Kepala Desa Tanjungsamak Saidi Roesman, Bapak Bhabin Kamtibmas Desa Tanjungsamak Yoki Prasetio, PPL Kecamatan Rangsang dan Ibu PKK Desa Tanjungsamak melakukan penanaman jagung pipil bersama di lahan yang luasnya ±0.5 ha dalam rangka mendukung program peningkatan ketahanan pangan nasional. Kegiatan penanaman dilakukan secara gotong royong, Ibu PKK Desa Tanjungsamak sangat antusias mengkuti kegiatan tersebut karena di yakini dapat meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Tanjungsamak. Kepala Desa Tanjungsamak, Bapak Saidi Roesman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program penanaman jagung pipil ini merupakan bagian dari strategi desa dalam mendorong pemanfaatan lahan tidur serta memperkuat sektor pertanian lokal. “Kami berharap jagung pipil ini menjadi komoditas unggulan desa. Selain mudah dibudidayakan, hasilnya juga memiliki nilai ekonomi cukup tinggi,” ujarnya.
Dengan adanya program ini, Desa Tanjungsamak berharap dapat menjadi sentra produksi jagung pipil di wilayah kecamatan dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat dan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, memberdayakan masyarakat desa, serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal maupun nasional.
