Loading...

PENANGANAN PASCA PANEN BUAH TOMAT

PENANGANAN PASCA PANEN BUAH TOMAT
Tanaman tomat tumbuh baik didaerah dengan iklim panas dan dapat menyesuaikan pada keadaan yang berbeda beda, tetapi pada kelembapan yang ekstrim dan temperatur yang sangat tinggi hasil buahnya akan berkurang atau menurun Hasil panenan buah tomat biasanya dimanfaatkan dalam keadaan segar, baik dimakan lansung tanpa diolah, dijadikan sayur, dijadikan minuman segar dan dijadikan selai. Selain itu juga buah tomat banyak mengandung vitamin A dan C. Untuk mendapatkan hasil panenan buah tomat yang berkualitas tinggi, tidak cacat, dan menarik untuk dipasarkan perlu dilakukannya penanganan pasca panen. PENANGANAN TAHAP PERTAMA a. Dalam melakukan pemanenan buah tomat hendaknya diperhatikan apakah untuk tujuan pemasaran atau untuk tujuan pengolahan khusus, seperti pengalengan, pembuatan minuman sari tomat, pembuatan selai atau sebagainya. Hasil panen untuk pemasaran segar tentunya harus dilakukan pada saat buah tomat berada dalam kondisi sedikit dibawah masak dengan demikian pada waktu buah tomat itu diantarkan ke pasar keadaannya masak dan masih segar, sedang panenan untuk tujuan pengolahan keadaan buah tomat harus telah masak dengan warna kulit buah merah . Para petani buah tomat umumnya kurang memperhatikan cara cara panenan yang baik, kadang kadang buah yang masih muda pun dipetik sekaligus akibatnya kerusakan fisiologis tidak dapar dihindarkan lagi dan nilai penjualannya merosot karena pasar dan para konsumen menilainya sebagai buah tomat dengan kualitas rendah b. Sortasi Untuk pemasaran segar, yang berwarna agak kemerahan,yang besar dengan yang besar yang sedang dengan yang sedang dan yang kecil dengan yang kecil,sedangkan yang rusak ditempatkan pada keranjang khusus. Hasil hasil sortasi secara terpisah di cuci dan selanjutnya ditiriskan untuk mengeringkan air yang masih menempel. Untuk tujuan pengolahan/industri, yang bewarna merah dan telah masak, yang besar dengan yang besar yang sedang dengan yang sedang dan yang kecil dengan yang kecil, sedangkan yang rusak ditempatkan pada keranjang khusus. Hasil hasil sortasi secara terpisah di cuci dan selanjutnya di tiriskan. PENANGANAN TAHAP KEDUABuah tomat terutama keadaan yang telah masak kulit buahnya sangat mudah mengalami kerusakan karena goresan atau pergesekan dalam pengepakannya diperlukan penanganan yang halus dan penuh kehati hatian. terutama bagi tujuan pemasaran segar, pertimbangan atau perkiraan waktu dalam keadaan terkemas/dipak, lamanya waktu pengangkutan dan penyimpanan sementara. ditempat tujuan pengiriman harus benar benar diperhatikan agar sesampainya dipasar/konsumen buah tomat masih dalam keadaan matang segar dengan warna merah yang menarik sehingga perolehan harga yang memuaskan/menguntungkan Penanganan tahap kedua akan meliputi perlakuan-perlakuan seperti berikut: a. Pengepakan Untuk tujuan pemasaran segar,buah-buah tomat yang telah disortasi disusun dalam peti-peti kayu yang cukup ventilasi di kedua sisinya dengan terlebih dahulu dilapisi daun pisang agar buah tomat yang masih dalam keadaan sedikit di bawah masak optimal bila telah sampai tujuan telah masak segar dengan warna buah yang menarik. Untuk tujuan ketempat pengolahan industri,biasanya tomat yang telah masak dan telah disortasi langsung dimasukkan ke dalam wadah/bakul-bakul yang ditutupi daun pisang untuk memudahkan penilaiannya di tempat penjualannya (tempat industri). b. Pengangkutan, dilakukan dengan menggunakan mobil Pik-Up yang di atasnya ditutup dengan terpal agar tidak kepanasan dan kehujanan. c. Penyimpanan Sementara.Bila tempat pengirimannya jauh.biasanya peti-peti buah tomat harus mengalami penyimpanan terlebih dahulu di dalam ruangan yang dingin dan memiliki temperature 0 derajat C dengan kelembaban ±11,5 - 12 derajat C agar dapat bertahan untuk beberapa hari. (Dirangkum dari berbagai sumber oleh : Farida Aryani)