Buah dan sayuran merupakan komoditas pertanian yang paling mudah mengalami kerusakan. Kerusakan buah dan sayuran dapat disebabkan karena faktor dalam dan faktor luar. Faktor dalam yaitu sifat kimiawi dari buah dan sayuran itu sendiri, dimana buah dan sayuran mempunyai kadar air tinggi yang menyebabkan buah dan sayuran mudah layu dan membusuk, sedangkan faktor luarnya adalah faktor yang berasal dari luar tanaman itu sendiri seperti faktor gesekan, benturan atau terkena benda tajam dan faktor biologi seperti serangan hama dan penyakit. Untuk mengurangi kerusakan tanaman buah dan sayuran oleh hama dan penyakit, biasanya para petani menggunakan pestisida sebagai cara paling mudah untuk dilakukan. Salah satu dampak negatif penggunaan pestisida adalah adanya residu yang ditimbulkannya, apalagi jika penggunaannya berlebihan dan tidak sesuai dengan ketentuan, hal ini akan mengakibatkan residu yang tinggi pada buah dan sayuran. Penggunaan pestisida juga dilakukan dalam pengolahan pasca panen dengan tujuan untuk pengawetan atau penyimpanan jangka panjang. Untuk mengurangi residu pestisida pada buah-buahan segar dan sayuran dapat dilakukan melalui pengolahan makanan dan melakukan kebiasaan yang antara lain: Pencucian, mencuci dapat menghilangkan bakteri, kotoran, lilin dan residu pestisida yang berada di permukaan buah dan sayuran. Pengupasan, dapat mengurangi residu yang menempel pada lapisan lilin. Memasak, dapat menurunkan beberapa residu pestisida yang sensitif terhadap panas. Membuat buah dan sayuran menjadi jus, tepung, minyak sayur. Memilih produk yang telah bersertifikat, karean produk-produk yang bersertifikat umumnya sudah menggunakan cara-cara budidaya yang baik dan benar. Dan penggunaan pestisida biasanya dibawah ambang batas. Menghindari buah impor dengan penampakan kulit yang terlalu mengkilat, karena kemungkinan buah dilapisi parafin, sejenis lilin yang dapat mempertahankan kesegaran buah akan tetapi zat ini berbahaya bagi kesehatan. Menanam sendiri sayuran dan buah-buahan untuk dikonsumsi sendiri dalam pekarangan rumah. Hindari buah dan sayuran yang ada bercak-bercak warna putih, karena kemungkinan besar itu cairan atau semprotan pestisida yang mengering. Bila ingin mengkonsumsi buah dan sayuran, maka pilihlah yang memiliki kulit yang tebal. Contohnya adalah buah durian, avokad, pisang dan sejenisnya, sedangkan untuk sayuran bisa seperti sawi serta kubis. Dan lebih baik lagi bila beberapa helai daun yang ada di permukaannya dibuang terlebih dahulu. Demikian pembahasan tentang beberapa cara untuk mengurangi residu pestisida yang terdapat pada buah dan sayuran yang dirangkum dari tabloid Sinar tani, edisi bulan Pebruari tahun 2013. Semoga bermanfaat. (Titiek Is. Penyuluh Pertanian)