Loading...

PENAS PETANI NELAYAN XV 2017 TONGGAK SEJARAH PERTANIAN INDONESIA

PENAS PETANI NELAYAN XV 2017 TONGGAK  SEJARAH PERTANIAN INDONESIA
Untuk menselaraskan dan mensinkronisasikan pelaksanan PENAS Petani Nelayan XV 2017 yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 - 11 Mei 2017 di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, Desa Lhong Raya, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh maka dilaksanakan Rapat Koordinasi PENAS Petani Nelayan XV 2017 di Auditorium Kementerian Pertanian pada tanggal 2 Februari 2017. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman dalam sambutannya menyatakan bahwa Penas merupakan forum strategis untuk menunjukkan pembangunan pertanian Indonesia. Mentan berpesan agar menjadikan Penas sebagai momen emas untuk pertanian Indonesia”. Ditambahkan oleh Mentan, pada tahun 2016 Indonesia sudah tidak lagi mengimpor beras. Indonesia dengan sumberdaya yang melimpah perlu meningkatkan kualitas kerja sehingga dapat menjadi negara maju. Sudah saatnya Indonesia menjadi lumbung pangan dunia, ungkap Mentan. Dikesempatan lain Asisten Daerah Provinsi Aceh, Teuku Dermawan menyatakan bahwa pemerintah Provinsi Aceh berkomitmen dan siap untuk meyambut kehadiran para peserta Penas baik dari sisi prasarana maupun sarana. Rangkaian acara yang akan berlangsung selama kegiatan PENAS XV Tahun 2017 antara lain Rembug Madya dan Rembug Utama, Temu Profesi, Temu Sukses Petani dan Penyuluh, Temu Petani ASEAN dan Mitra dimana ajang ini dapat digunakan untuk mengembangkan kemitraan dan membuka perdagangan produk pertanian diantara petani ASEAN. Selain itu ada pula kegiatan Kemitraan Usaha dan Jaringan Informasi Agribisnis berupa pameran, expo, promosi dan pasar lelang hasil pertanian dan kegiatan Pengembangan Teknologi dan Kualitas Produksi Agribisnis, berupa Gelar dan Temu Teknologi yang menjadi show window ” inovasi teknologi. Sekretaris Jenderal Kementan, Hari Priyono menyatakan Penas bukan hanya sekedar pelaksanaan seremonial semata, perlu adanya peningkatan kualitas dalam pelaksanaannya. (Nurlaily).