Loading...

PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE PADA TERNAK KAMBING

PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE PADA TERNAK KAMBING
Kasus Kambing diare/ mencret yang berujung pada kematian sering kita jumpai pada ternak kambing. Banyak faktor yang menyebabkan kambing diare ini berujung pada kematian namun faktor utamanya adalah karena kurangnya pengetahuan peternak tentang cara pertolongan pertama jika kambing mengalami gejala diare/ mencret. Penyebab Diare/mencret Kambing yang diare atau mencret bukan sebuah penyakit namun hanya merupakan gejala dari penyakit yang menyerang saluran pencernaan kambing. Ada beberapa faktor penyebab Diare/ mencret pada kambing diantaranya : Pergantian pakan atau pola pakan yang mendadak Faktor cuaca, transportasi, kuantitas & kualitas pakan, dll Infeksi mikroorganisme (bakteri, virus, jamur, protozoa) Asidosis rumen Dari ketiga faktor penyebab kejadian diare/ mencret pada kambing, faktor pergantian pakan atau pola pakan adalah penyebab paling umum kambing mencret/diare. Oleh karena itu, jika akan mengganti jenis pakan maka jangan langsung diberikan dalam jumlah banyak. Ternak dibiasakan dulu dengan pakan yang baru sedikit demi sedkit, sampai akhirnya bisa kita ganti dengan pakan jenis lain agar ‘bakteri baik’ dalam lambung kambing tersebut tidak mati dan dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Cara Penanganan Penyakit Diare/Mencret Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah memperbaiki pola pakan kambing. Jika kita mengetahui jenis pakan yang diberikan ditempat asala atau pakan yang diberikan sebelumnya maka dapat kita lakukan pemberian pakan tersebut. Namun jika kita tidak mengetahui jenis pakan yang diberikan sebelumnya maka kita dapat memberikan pakan yang kaya serat, salah satu contoh terbaik adalah daun jambu biji. Selain mengandung serat, daun jambu biji juga ampuh mengatasi diare. Dan pada banyak kasus yang kita temui, jika kambing diare/ mencret umumnya kambing tersebut akan malas amakan, namun jika disuguhkan daun jambu biji maka kambing langsung dengan lahap menyantap daun jambu biji tersebut, kemungkinan secara insting dia tau bahwa daun tersebut adalah obat untuk mengatasi daire/ mencret. Selain pemberian daun jambu biji untuk kambing mencret/ diare, juga dapat memberikan arang pada ternak. Caranya, ambil arang kayu atau arang rumput, ukurannya satu genggam tangan orang dewasa kemudian masukan ke dalam mulut kambing lewat samping mulut agar tidak tergigit. Untuk arang kayu, pilih arang yang mudah hancur. Biasanya setelah pemberian arang, kambing yang awalnya malas makan langsung mulai semangat untuk makan. Pemberian arang dan daun jambu biji ini minimal diberikan selama 3 – 5 hari, meskipun pada hari pertama pemberian sudah membaik namun harus tetap diberikan agar proses penyembuhannya bisa maksimal. Pencegahan Carannya tentu dengan menerapkan pola pemberian pakan yang baik. Selain itu, kita juga harus memberikan nutrisi yang cukup agar kondisi kambing tetap sehat sehingga memiliki daya tahan tubuh yang bagus untuk menangkal terjadinya penyakit. Pemberian nutrisi ternak bisa melalui pemberian pakan berkualitas dan juga bisa dengan memberikan suplemen tambahan melalui air minum atau langsung ‘dicekokan’ kedalam mulutnya. Banyak suplemen yang beredar dipasaran dengan berbagai merek namun tidak banyak yang komposisinya terbuat dari bahan alami sebab suplemen yang terbuat dari bahan alami akan lebih mudah diserap oleh tubuh dan tidak berbahaya bagi ternak maupun manusia yang mengkonsumsi dagingnya. Suplemen ternak kambing yang biasa diberikan adalah RUMEN AIDER. Rumen aider diberikan sebelum kambing dibagikan kepada peternak dan sesudah kambing berada dalam masa-masa awal pemeliharaan. Kandungan atural vitamin, cheleated miner al, asam amino, prebiotik, enzim dan unsur-unsur penting lainnya membuat kambing lebih tahan terhadap stress dan daya tahan tubuhnya meningkat sehingga resiko penyakit bisa dihidari. Penutup Penyakit Diare/mencret merupakan penyakit yang perlu penanganan cepat karena jika tidak maka akibatnya daya tahan tubuh ternak semakin lemah dan bahkan dapat menyebakan kematian. Dengan pemberian pakan yang baik dan nutrisi yang cukup serta pola pemberian pakan yang baik diharapkan dapat mencegah penyakit diare. Pemberian obat tradisional bagi ternak yang terserang jauh lebih baik disbanding obat kimia. Sumber : http://jualansapi.com/p-content/uploads/2015/02/kambing Penulis : Rosdiana, S.Pt Penyuluh Pertanian Madya Kabupaten Kepulauan Selayar