Loading...

PENCEGAHAN PENYAKIT PADA TANAMAN PADI DENGAN PERLAKUAN BENIH

PENCEGAHAN PENYAKIT PADA TANAMAN PADI DENGAN PERLAKUAN BENIH
PENCEGAHAN PENYAKIT PADA TANAMAN PADI DENGAN PERLAKUAN BENIH Penyakit yang menyerang tanaman padi ada yang teridentifikasi dari benihnya. Kita bisa seleksi benih terbawa penyakit itu dengan larutan air garam. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menekan perkembangan OPT yang terbawa benih ini saat ditanam. Pertama, dengan memasukkan benih padi pada larutan air garam dengan dosis 5-6 sendok perliternya. Untuk memastikan indikator larutan garam siap digunakan, bisa juga menggunakan telur ayam. Kalau telur ayam yang kita masukkan ke larutan garam sedikit terangkat berarti siap kita gunakan, namun kalau belum terus tambahkan garam sampai telur itu terangkat.. Langkah selanjutnya dengan membuang benih yang terapung kemudian benih yang tenggelam dibilas dengan air mengalir untuk menghilangkan larutan garam yang tersisa. Benih yang telah kita bilas kemudian diperam selama 1-2 malam sampai benih berkecambah. Lakukan perendaman dengan larutan Paenibacillus polymyxa dengan dosis 5 cc perliter selama 15 menit sebelum benih ditebar. Penggunaan Paenibacillus polymyxa dalam proses perlakuan benih mampu menghambat perkembangan penyakit pada tanaman dan dapat memacu pertumbuhan tanaman. Perlakuan dengan menggunakan P.polymyxa menghasilkan perkecambahan benih padi 82,7%. Pertumbuhan tanaman tinggi, bulir sebagian besar sehat, intensitas penyakit dominan yang ditemukan hanya penyakit hawar daun bakteri, penyakit bercak sempit dan busuk pelepah dengan rata-rata intensitas sebesar 9,1%, 11,3%, dan 1,5%. Oleh : Anis Nila Novita., SPt Source : DitjenTanaman Pangan Kementan RI