Loading...

Pendampingan Penanaman Jagung secara Tumpangsari atau Tumpangsisip di Lahan Sawit TBM Desa Tanjungwaras

Pendampingan Penanaman Jagung secara Tumpangsari atau Tumpangsisip di Lahan Sawit TBM Desa Tanjungwaras

Bukit Kemuning, 20 Oktober 2025. Sebanyak 30 orang lebih secara bersama-sama melakukan kegiatan penanaman jagung di lahan sawit TBM seluas 3 ha milik anggota Poktan Usaha Mekar, Desa Tanjungwaras, Kecamatan Bukitkemuning, Kabupaten Lampung Utara.

Pada kegiatan ini hadir Koordinator Penyuluh (Korluh) BPP Bukit Kemuning, Bapak M. Edy Jumsyarwani, S.P. didampingi

 

PPL Desa Tanjungwaras, Sayidil Amin, S.P. dan Ketua Poktan Usaha Mekar Bapak Jonri Agustian, S.E.

Korluh BPP Bukit Kemuning menyambut baik kegiatan ini dengan memberikan support kepada PPL dan pengurus poktan Usaha Mekar untuk memanfaatkan lahan seoptimal mungkin dalam mendukung Program LTT Kementerian Pertanian dan program peningkatan pendapatan petani melalui penanaman jagung.

Penggarap lahan, yaitu Bapak Bambang menyampaikan kegiatan penanaman jagung ini dilakukan di lahan seluas 3 ha yang baru ditanami sawit sekitar 6 bulan, jadi penanaman jagung ini dilakukan secara tumpang sari / tumpang sisip untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan.

Selain itu beliau menyampaikan dipilihnya waktu penanaman hari ini karena selain lahan sudah siap untuk ditanami juga di akhir Oktober ini sudah sering turun hujan sehingga diharapkan dapat mendukung fase pertumbuhan awal jagung yang sangat memerlukan air. Begitu juga fase-fase vegetatif dan generatif berikutnya yang sangat memerlukan air dari hujan, karena lahan ini termasuk ke tipe lahan dengan pengairan tadah hujan.

Benih yang digunakan adalah benih NK Perkasa. Seminggu sebelum tanam telah dilakukan pemberian pupuk kandang berupa kohe ayam di setiap lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya. Jarak tanam yang digunakan adalah 70 x 40 cm dengan jumlah benih sebanyak 2 biji benih per lubang tanam. Kegiatan dimulai dari pukul 7.30 dan selesai pukul 16.30.

Pada kesempatan ini PPL Desa Tanjungwaras menyampaikan ke penggarap untuk rutin mengamati/memantau pertumbuhan tanaman dari awal tanam sampai panen. Juga disampaikan untuk melakukan pemberian pupuk Urea dan NPK Phonska sesuai dosis dan waktu yang dianjurkan.

Selain itu harus selalu mengawasi gulma dan hama yang mungkin timbul selama proses penanaman jagung ini dari awal tanam sampai panen. Salam LTT semangat ..!

 

Penulis: Sayidil Amin, S.P.(PPL BPP Bukit Kemuning)