Dalam pemilihan benih jagung sangatlah penting karena hal ini dapat berdampak pada hasil yang akan diperoleh, bila hal ini dilakukan secara asal-asalan maka hasil yang didapat tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, oleh sebab perlu dilakukan beberapa tahapan yaitu: Pemilihan bibit unggul biasanya dilaksanakan agar kita dapat mendapatkan hasil produksi yang tinggi pula danciri-ciri yang harus diperhatikan dalam memilih bibit jagung yang baik adalah sebagai berikut: Tongkol diambil dari tanaman jagung induk yang sehat, kuat dan telah tua; Tongkol jagung yang tua berukuran besar, panjang dan langsing; Klobot rapat dari ujung sampai pangkal daun jagung; Biji terletak dalam barisan yang lurus; Tongkol memiliki rambut yang banyak; Tongkol sudah dijemur sampai kering.Biji yang unggul ditentukan oleh: Faktor genetic Faktor genetik adalah faktor yang berhubungan dengan genotip yang baik, dan biasanya diturunkan dari induk pada keturunannya, misalnya daya tahan terhadap penyakit, dan daya reproduksi; Faktor fisik Faktor fisik adalah benih yang bermutu tinggi meliputi kemampuan berkecambah yang tinggi, kadar air rendah, bersih dan bebas dari kotoran. Untuk mendapatkan benih, sebaiknya kita beli dari tempat pemuliaan, sebab bila kita menggunakan benih dari pertanaman sebelumnya, akan mengalaminpengurangan/penurunan kualitas/mutu.Untuk itu Para petani yang melaksanakan kegiatan tanaman jagung sebaiknya menggunakan bibit yang sudah teruji oleh balai benih induk atau menggunakan benih yang telah tersedia di took saprotan sehingga untuk menghasilkan produksi tetap meningkat dibandingkan penggunaan benih dari keturunan tanaman sebelumnya. (Lily Rokhmadiani, S.TP/Darmawansyah Siata ... admin_jambi/DTPHP Prov. Jambi)Penulis: Ichsan,S.Pt (BPP Nipah Panjang)