Sungkai Selatan, Lampung Utara – Petani jagung di Kecamatan Sungkai Selatan kini tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pestisida kimia untuk melawan musuh utama mereka yang dikenal sangat merusak. Dengan pendampingan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Dinas setempat, petani mulai mengadopsi Pengendalian Hama Terpadu (PHT) sebagai strategi utama.
Penerapan PHT di Sungkai Selatan merupakan respons terhadap meningkatnya resistensi ulat terhadap pestisida kimia dan tingginya biaya produksi. PHT tidak hanya fokus pada pembasmian, tetapi pada pengelolaan populasi hama agar tetap berada di bawah batas kerusakan ekonomi.
Penerapan PHT yang efektif di Sungkai Selatan dilakukan melalui tiga langkah kunci:
Dengan strategi PHT, petani Sungkai Selatan kini lebih berdaya, tidak hanya dalam menghadapi serangan hama ulat, tetapi juga dalam membangun sistem pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.