Perlakuan benih adalah proses proteksi terhadap hama dan penyakit serta bertujuan untuk penyeleksi benih yang baik. Untuk menghasilkan Benih tanaman yang baik dan sehat secara pertumbuhan ataupun secara perkembangan perlu adanya perlakuan khusus untuk benih yang akan ditanam, hal ini berlaku juga dalam budidaya tanaman padi. Perlakuan benih sangat diperlukan dalam budidaya tanaman padi sebelum Melakukan penanaman hal ini bertujuan untuk memisahkan benih bernas dan tidak bernas. adapun langkah atau tahapan perlakuan benih padi sawah sebelum ditanam di yaitu : Pemilihan benih Tahap yang sangat penting sebelum mengawali penanaman dalam budidaya apapun yakni memilih benih yang baik. Adapun kreteria pemilihan benih padi yang baik adalah sebagai berikut , Benihtersebut diketahui varietasnya dan bersertifikat atau berlabel,Tingkat kemurniannya mencapai ± 95%, Daya tumbuhnya di atas 80%, Sehat artinya bebas dari infeksi jamur dan bersih dari hama. Dll. Seleksi benih Setelah memilih benih kemudian dilanjut dengan seleksi benih, ada beberapa cara melakukan seleksi benih yang baik diantaranya adalah dengan menggunakan larutan garam yang bertujuan untuk memisahkan benih padi yang bernas dengan yang tidak bernas. Adapun proses seleksi dengan menggunakan larutan garam adalah sebagai berikut : larutkan garam dalam wadah yang berisi air bersih dengan indikator pengukuran kadar garam menggunakan telur ayam yang di masukan kedalam wadah, tambah kadar garam hingga telur dalam posisi mengapung lalu di pisahkan dari larutan garam. setelah larutan garam siap masukan benih padi secara bertahap lalu pisahkan benih yang mengapung (tidak Bernas) dengan benih yang tenggelam (Bernas), kemudian cuci benih padi yang tenggelam dengan air bersih larutan garam yang menempel pada benih hilang. Melakukan perendaman Perendaman benih dilakukan setelah benih selesai diseleksi, yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan kecambah akar dengan cara melakukan perendaman benih, perendaman dianjurkan dengan ditambahkan larutan fungisida dan ZPT agar mencegah serangan penyakit dan dapat merangsang pertumbuhan kecambah lebih cepat dan perendaman biasanya dilakukan selama 12 jam. Memeram benih padi Setelah langkah diatas dilakukan proses selanjutnya yaitu pemeraman dangan tujuan merangsang benih agar berkecambah, memeram bisa dilakukan selama 24 jam atau jika benih sudah terlihat berkecambah, biasanya pemeraman benih dibungkus dengan karung. Semai benih Setelah berkecambah pada benih dilakukan penyemaian padi dengan tujuan memudahkan untuk dilalukan penanaman nantinya. lama penyemaian yang dilakukan petani biasanya kisaran 10 hari sampai 20 hari, bahkan terkadang lama penyemaian bisa mencapai umur 30 hari sebelum ditanam. PENULIS : PAULUS HERIPONSIUS, SP