Mutu jagung sebagai bahan pakan ternak didasarkan atas kandungan gizi dan ada tidaknya zat atau bahan lain yang tidak diinginkan. Jagung sebagai bahan pakan ternak digolongkan dalam 2 (dua) tingkatan mutu, yaitu: layer concentrate (SNI 3148.:2016) Mutu I Mutu II Persyaratan mutu Persyaratan mutu jagung sebagai bahan pakan ternak harus menjamin kesehatan dan ketenteraman masyarakat. Persyaratan mutu jagung sebagai bahan pakan ternak sesuai dengan Tabel 1. Tabel 1 - Persyaratan mutu No Parameter Satuan Persyaratan Mutu I Mutu II 1 Kadar air (maks) % 14,0 16,0 2 Protein kasar (min) % 8,0 7,0 3 Mikotoksin : - Aflatoksin (maks) µg/kg 100,0 150,0 - Okratoksin (maks) µg/kg 20 Tidak dipersyaratkan 4 Biji rusak (maks) % 3,0 5,0 5 Biji berjamur (maks) % 2,0 5,0 6 Biji pecah (maks) % 2,0 4,0 7 Benda asing (maks) % 2,0 2,0 Pengambilan contoh dan analisis Pengambilan contoh Pengambilan contoh dilakukan oleh pengawas mutu pakan, petugas pengambil contoh atau petugas yang ditunjuk oleh instansi berwenang. Cara pengambilan contoh: Pengambilan contoh mengacu pada SNI 19-0428 Analisis Analisis kadar air dilakukan dengan metoda menurut SNI 01-2891. Analisis protein kasar dilakukan dengan metoda AOAC 2005, AOAC Official Methods Chapter 4 Animal Feed. Analisis aflatoksin dan okratoksin dilakukan dengan metodaAOAC 2005, AOAC Official Methods Chapter 49 Natural Toxins. Analisis biji rusak Timbang 100 gram biji jagung sampel analisis; Pisahkan biji jagung yang bagus dan rusak secara visual menggunakan pinset dan kaca pembesar; Timbang berat biji jagung rusak Analisis biji berjamur Timbang 100 gram jagung sampel analisis; Pisahkan biji jagung yang berjamur dan tidak berjamur secara visual menggunakan lampu ultra violet (UV) dan pinset; Timbang berat biji jagung Analisis biji pecah Timbang 100 gram biji jagung sampel analisis; Pisahkan biji utuh dengan biji pecah secara visual menggunakan pinset dan kaca pembesar Timbang berat biji jagung pecah Analisis benda asing Timbang 100 gram biji jagung sampel analisis; Pisahkan biji jagung dengan benda asing secara visual menggunakan pinset dan kaca pembesar Timbang berat benda asing Rekomendasi Apabila ada keraguan tentang adanya benda asing yang tidak dapat terlihat secara visual maka akan dilakukan analisa mikroskopik (Khajarern, J. and S. Khajarern, 1999). Penandaan Jagung sebagai bahan pakan ternak yang beredar dilengkapi etiket/label yang minimal mencantumkan: nama dagang atau merek; nama dan alamat perusahaan/produsen dan/atau importir; kandungan kadar protein mikotoksin biji biji biji benda berat Pengemasan Jagung sebagai bahan pakan ternak dapat dikemas atau tidak dikemas (curah). Bila dikemas menggunakan bahan yang tidak bersifat toksik (racun) dan tidak menurunkan mutu dan daya simpan Penulis: Akhmad Ansyor, SP, M.Sc Sumber: Badan Standar Nasional