PENGAIRAN BERSELANG PADI SAWAH
‘IntermitteN’
PENDAHULUAN
Sistem irigasi berselang atau intermittent irrigation adalah sistim pengairan adalah suatu konsep penghematan penggunaan air melalui pengaturan kondisi air di lahan. Pada irigasi berselang, lahan diatur pada kondisi tergenang dan kering secara bergantian sesuai dengan kondisi lahan dan fase pertumbuhan. Kondisi lahan harus diperhatikan berkaitan dengan sumber air yang digunakan. Air diberikan 1 hari basah dan 5 hari dikeringkan kecuali pada saat pembungaan dan pemasakan biji.
KEUNGGULAN INTERMITTEN
CARA PENERAPAN
PENUTUP
Salah satu metode pengairan berselang yang dapat diukur secara praktis adalah pengairan basah kering / Alternate Wetting and Drying (AWD), pengaturan air dilahan pada kondisi tergenang dan kering secara bergantian). AWD dipraktekkan mulai tanam sampai satu minggu sebelum tanaman berbunga, Sawah baru diairi apabila kedalaman muka air tanah mencapai + 5 cm diukur dari permukaan tanah. Hal ini dapat diketahui dengan bantuan alat sederhana dari paralon, bamboo atau botol bekas minuman yang dilubangi dibenamkan ke dalam tanah.