Loading...

PENGARUH IKLIM TERHADAP OPT

PENGARUH IKLIM TERHADAP OPT
Perubahan Iklim Mengakibatkan Perubahan Atas Status Serangan Hama Dan Penyakit, Sehingga Guna Menghasilkan Pengendalian Yang Efektif, Efisien, Dan Tidak Mencemari Lingkungan Maka Pengendalian Dilakukan Dengan Metode Pengendalian Secara Terpadu Yang Didasari Oleh Pemantauan Lahan Secara Berkala Serta Pengetahuan Tentang Biologi Dan Lingkungan Hama Penyakit Itu SendirI. Pengaruh perubahan iklim akan sangat spesifik untuk masing masing penyakit. Perubahan iklim berpengaruh terhadap penyakit melalui pengaruhnya pada tingkat genom, seluler, proses fisiologi tanaman dan patogen. Pada temperatur yang lebih hangat periode inkubasi penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum ) lebih cepat di banding suhu rendah. Sebaliknya penyakit hawar daun pada kentang yang disebabkan oleh cendawan Phytophthora infestans lebih berat bila cuaca sejuk (18-22 º C) dan lembab. Faktor-faktor iklim juga berpengaruh terhadap ketahanan tanaman inang. Tanaman vanili yang stres karena terlalu banyak cahaya akan rentan terhadap penyakit busuk batang yang disebabkan oleh Fusarium. Dinamika lingkungan biotik juga dipengaruhi oleh faktor-faktor iklim. Habitat mikro daun atau disebut filoplan mempunyai tingkat kolonisasi ragi (yeast) yang lebih tinggi dibanding akar karena kemampuan mikrob tersebut untuk mentolerir kekeringan. Yeast tersebut berperan penting dalam pengendalian hayati penyakit-penyakit yang menyerang tajuk. Jenis dan kelimpahan cendawan penghuni daun bawang merah yang bersifat saprofitik dipengaruhi oleh curah hujan dan kelembaban udara relatif. Pengaruh tidak langsung adalah pengaruh faktor iklim terhadap vigor dan fisiologi tanaman inang, yang akhirnya mempengaruhi ketahanan tanaman terhadap hama. Temperatur berpengaruh terhadap sintesis senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid,falvonoid yang berpengaruh terhadap ketahannannya terhadap hama Pengaruh tidak langsung lainnya adalah kaitannya dengan musuh alami hama baik predator, parasitoid dan patogen. Sebagai contoh adalah perkembangan populasi ulat bawang Spodoptera exigua pada bawang merah lebih tinggi pada musim kemarau, selain karena laju pertumbuhan intrinsik juga disebabkan oleh tingkat parasitasi dan tingkat infeksi patogen yang rendah Pada saat kondisi curah hujan rendah atau terjadi cekaman air pada tanaman maka hal-hal yang dapat terjadi pada tanaman : Peningkatan sensivitas terutama akibat perubahan nitrogen tanah yang diserap tanaman menjadi gula dalam bentuk yang menguntungkan pertumbuhan dan perkembanngan OPT. Sukrosa merupakan perangsang makan bagi serangga lepidoptera seperti ulat grayak (Spodoptera sp). Fungsi Gen ketahanan dari varietas tanaman tahan hama akan mengalami osmoregulatory atau dehidration pada tingkat seluler di dalam sitoplasma dan tercipta induced susceptible artinya tanaman yang tahan OPT mengalami cekaman air akan berubah menjadi peka. Perubahan fraksi allelokimia akibat peningkatan peningkatan ion-ion organik dan asam asam organik seperti malate, citrate, potassium dan peningkatan fraksi karbohidrat akan meningkatkan senyawa metabolit sekunder yang bekerja sebagai zat penarik datangnya hama penggerek tongkol (Helicoverpha sp.) dan perkembanngan OPT. KOMPONEN PENGENDALIAN OPT SECARA TERPADU KULTUR TEKNIS Sanitasi Pengolahan tanah Pengelolaan air Tanam serentak Waktu tanam dan panen Pengelolaan jarak tanam Tanaman Tahan Fisik dan mekanik Hayati Kimiawi Contoh pengendalian secara hayati dengan menggunakan musuh alamI Mitigasi Perbaikan sistem budidaya, sehingga mampu meningkatkan penyimpanan karbon tanah; Perbaikan tanah bergambut lahan terdegradasi; Peningkatan teknik budidaya padi dan manajemen ternak dan pupuk untuk mengurangi emisi CH4; Peningkatan teknik aplikasi pupuk nitrogen untuk mengurangi emisi N2O; Penulis : Suriani, A.Md Penyuluh Pertanian Pelaksana Lanjutan Wibi : Desa Jambuiya Kecamatan bontomanai