Loading...

Pengembangan Petani Produsen Benih Tanaman Pangan (p3btp) Poktan Harapan Karya

Pengembangan Petani Produsen Benih Tanaman Pangan (p3btp) Poktan Harapan Karya
Ditulis Oleh : Siti Nurani, S.P Kegiatan Pengembangan Petani Produsen Benih Tanaman Pangan dengan menanam varietas super genjah Padjadjaran ini dilaksanakan pada bulan April – Agustus 2022 di Poktan Harapan Karya Kelurahan Margaluyu Kecamatan Kasemen. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman pada kegiatan P3BTP ini berjalan dengan baik sampai dengan menjelang panen, akan tetapi ada permasalahan menjelang panen yaitu adanya serangan hama penggerek batang (beluk) tetapi apabila dibandingkan dengan pertanaman di varietas lain jauh lebih baik dari yang lainnya. Serangan penggerek batang hanya sekitar 5% dari pertanaman. Menjelang panen dilaksanakan penghitungan jumlah anakan produktif, jumlah gabah isi, jumlah gabah hampa serta hasil ubinan. Hasil ubinan menujukan hasil 5,94 kg/Ha. TINGGI TANAMAN 92 cm JUMLAH ANAKAN 14 anakan DAUN BENDERA Agak tegak BENTUK GABAH Ramping WARNA GABAH Kuning Jerami UMUR TANAMAN 103 HSS PANJANG MALAI 27 cm JUMLAH BUTIR PER MALAI 197 butir / malai Dari hasil pengamatan lapang di dapat data seperti tabel diatas. Pertumbuhan tanaman menunjukan hasil yang baik dan apabila dibandingan dengan deskripsi varietas padjadjaran yang sudah diaplikasian / diujikan sebelumnya oleh badan litbang terkait, hasilnya tidak jauh berbeda. Dari hasil produksi tersebut ada kendala roboh seluas 1,2 hektar dan menghasilkan hasil produksi hanya 7.500. dari hasil produksi yang di dapat sebanyak 24.212 kg di salurkan ke PB SRINDO sebagai pihak pertama yang akan memproduksi benih varietas padjadjaran lebel selanjutnya. 22.825 kg masih disimpan di Gudang untuk proses perbenihan di kelompok harapan karya, dan 7.500 yang roboh di giling untuk di konsumsi karena tidak masuk kriteria untuk menjadi benih. Upaya pergiliran varietas yang merupakan varietas yang disebut super genjah ini perlu diadakan penilaian atau preferensi petani untuk dapat meyakinkan petani dan mengetahui respon dari para petani terhadap VUB yang ditanam / yang ditangkar ini. Preferensi ini dilaksanakan dengan metode pengisian berupa angket, dimana petani atau responden diminta untuk menilai beberapa karakter tanaman seperti bentuk tanaman, tinggi, anakan dan malai. Para responden tersebut hanya diminta memilih antara suka (96%), agak suka (4%) dan tidak suka (0%). Ditulis Oleh : Siti Nurani, S.P