ALAT PENGENDALI TIKUS " PETIK TELIK KAMSO " ( KABUPATEN BANYUMAS ) Salah satu Desa di Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas yaitu Kalicupak Kidul. Desa tersebut merupakan desa dibagian utara kecamatan kalibagor, masyarakat yang menghuni desa tersebut sebagian besar adalah petani. Tanaman yang mereka budidayakan yaitu padi, padi sawah, padi gogo, jagung, kacang, lombok, dll. Tanaman yang dominan didesa kalicupak kidul adalah tanaman padi, bercocok tanam padi tidak lepas dari serangan hama dan penyakit. Mari kita liat dengan seksama kehidupan di desa tersebut. Di desa kalicupak Kidul terdapat beberapa kelompok tani, yang unik dari kelompok tani yang ada didesa ini adalah senang membeli tikus. Mengapa demikian, desa kalicupak kidul adalah desa yang termasuk endemis tikus dan pernah puso yang diakibatkan dari serangan hama tikus, itulah mengapa mereka gemar membeli tikus. Kelompok tani tersebut mau membeli tikus per ekor sebesar Rp 1.000,- yang penting mendapatkanya dia areal persawahan kelompok tersebut. Daya dan upaya serta usaha mereka untuk memberantas tikus di lahan pertanian. Gropyokan tikus dengan cara pengumpanan, dengan belerang, dan sebagainya sudah mereka laksanakan setiap awal musim tanam. Kemarahan mereka akan hama tikus sudah sangat tinggi. Dengan keadaan tersebut lahirlah sebuah ide dari sorang petani di desa tersebut untuk membuat alat untuk memberantas hama tikus. Sukarso itulah nama petani yang mencoba memodifikasi sebuah alat yang dinamai "PETIK TELIK KAMSO" yaitu Pengendali Tikus Tenaga Listrik Karya Modifikasi Sukarso. ALat ini sudah dikembangkan di wilayah kecamatan kalibagor, Keunggulan alat ini; 1. Efektif dan efisien. 2. Aman dan lebih mudah sehat bagi pemakai. 3. Pengoperasiannya hanya membutuhkan 2-3 orang 4. Lebih tepat sasaran 5. Ramah lingkungan Alat ini menggunakan bahan bakar listrik, apabila listrik tersebut habis tinggal dapat diisi kembali karena disediakan alat charger didalam Petik Telik. Alat ini menggunakan accu /aki jadi lebih irit dalam mencari bahan baku tidak seperti menggunakan minyak tanah dan belerang. Disamping mahal untuk saat ini belerang dan minyak tanah sulit untuk dicari. Mengapa efektif karena telah di uji coba dilapangan, pak karso dalam 1 kali penggunaan Petik Telik di areal persawahan yang dilakukan pada malam hari, karena tikus adalah binatang yang mencari makan dan lebih agresif di malam hari. Satu kali uji coba Pak Karso bisa mendapatkan 200 ekor tikus pada malam hari. Spesifikasi Alat Petik Telik ini bisa dilihat di link berikut http://www.youtube.com/watch?v=TuhLvMMlJdo. Saat ini Pak Karso dalam membuat alat pengendali tikus ini sudah mempunyai bengkel yang dinamakan Bengkel Kamso, bengkel kamso ini jug memproduksi alat-lat pertanian yang merupakan modifikasi sukarso. Bagi para petani yang ingin melihat atau studi banding ke bengkel ini dapat menghubungi Pak Karso No. HP 081327794314. ( by Yusuf Bahtiar , THL TBPP BPP Jompo Kulon, Kec. Kalibagor - Kab. Banyumas )