(Dina Umi Mardiyah,SP) Burung pipit merupakan salah satu burung pemakan biji-bijian yang pertumbuhannya cukup cepat dengan pemangsaan secara bergerombol. Burung ini pada umumnya merupakan salah satu spesies burung yang paling popular menjadi hama pada pertanaman padi. Burung ini memakan biji padi mulai dari bulir padi muncul hingga padi dipanen. Burung ini mempunyai bentuk yang ramping serta lincah sehingga dapat berpindah dari malai satu ke malai yang lain dengan mudah. Berat badan yang ringan merupakan salah satu kelebihan dari burung ini, sehingga ketika hinggap di malai tidak mengakibatkan kerusakan malai tersebut. Terdapat beberapa cara untuk mengendalikan burung pipit yang telah diterapkan di Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah anatara lain : Membuat orang-orangan sawah. Cara ini merupakan cara yang klasik dan sudah lama dilakukan. Petani membuat bambu atau kayu yang membentuk tanda tambah sebaagi badan tubuh orang-orangan sawah dengan diberi aksesoris baju yang sudah tidak dipakai, caping, topi slendang dan aksesoris lainnya. Cara ini dianggap dapat memngelabui petani bahwa ada orang yang berada di sawah. Pemberian jaring tanaman Jaring tanaman dapat menghalau burung pipit untuk memakan padi. Ada beberapa cara memasang jaring tanaman yaitu dengan cara dibentangkan di atas pertanaman padi dan dengan membentangkan di bagian atas tanaman padi dari seluruh sisi sawah atau mengelilingi pertanaman padi. Pembuatan bunyi-bunyian Bunyi-bunyian sebagai kejutan bagi burung pipit cukup efektif membuat burung ini tidak hinggap di malai padi. Namun demikian bunyi-bunyian hanya memberi efek sebentar dan burung pipit akan hinggap di tempat yang lainnya. Bunyi-bunyian yang diterapkan antara lain adalah kaleng bekas, batang bamboo yang dibentuk sehingga membuat suara tertentu, teriakan petani baik secara langsung maupun lewat rekaman. Mencari sarang burung pipit Pengendalian dengan metode ini cukup efektif namun sulit untuk diterapkan karena sarang burung belum tentu berada di dekat persawahan dan tempatnya yang umumnya tinggi. Pembuatan perangkap Metode ini dengan membuat kotak perangkap yang menyerupai kandang dengan diberi makanan dan perekat sehingga bila burung makan di dahan yang sudah diberi perekat akan kesulitan untuk lepas. Sedangkan bila masuk ke dalam kandang burung tersebut akan kesulitan untuk keluar dan dapat diambil oleh petani.