Dalam budidaya tanaman sering dijumpai ada beberapa kendala selama produksi tanaman. Salah satunya adalah gangguan dari serangan hama dan penyakit. Gangguan ini dapat mengakibatkan menurunnya produksi tanaman. Untuk itu pemberantasan hama dan penyakit harus dilakukan secara cermat dan hati-hati. Beberapa hama yang menyerang tanaman lobak adalah : 1. Ulat tanah (Agrotis ipsilon Hufn) a. Ciri-ciri hama ulat tanah -. Imago dari hama ini aktif terbang pada senja dan malan hari. -. Ulat tanah berwarna hitam atau hitam keabu-abuan, aktif merusak tanaman pada malam hari. -. Lamanya siklus (daur) hidup antara 6-8 minggu. b. Gejala serangan Gejala serangan hama ulat pada tanaman lobak adalah tanaman lobak terkulai atau rebah pada bagian tanaman yang diserang terutama bagian pangkal daun atau titik tumbuh tanaman yang masih muda. c. Pengendalian Pengendalian hama ulat tanah pada tanaman lobak dapat dilakukan dengan cara mengumpulkan ulat kemudian dibunuhnya, dan menjaga kebersihan kebun dari rumput-rumput liar (gulma) maupun sisa-sisa tanaman sebagai tempat sarang hama. Pengendalian secara kimiawi dengan menggunakan insektisida furadan yang disebar dan dicampur merata dengan tanah sewaktu akan tanam atau disemprot dengan insektisida seperti Hostathion 40EC 1-2cc/liter pada permukaan tanah disekeliling tanaman. 2. Kumbang daun (Phylloreta Vittata F.) a. Ciri-ciri hama kumbang daun -. Kumbang daun ukurannya kecil, berwarna hitam atau kecoklat- coklatan dengan sayap berwarna kuning. -. Telur diletakkan secara berkelompok pada kedalaman tanah sekitar 2-3cm. -. Lamanya daur hidup kumbang daun antara 3-4 minggu. b. Gejala serangan Gejala serangan kumbang daun menyebabkan daun menjadi berlubang-lubang kecil. Serangan berat biasanya terjadi pada musim kemarau. c. Pengendalian Pengendalian hama kumbang daun dapat dilakukan dengan cara membersihkan kebun dari rumput-rumput liar (gulma) maupun sisa-sisa tanaman, dan melakukan pergiliran tanaman yang bukan sefamili. Beberapa penyakit yang menyerang tanaman lobak adalah : 1. Bercak daun a. Patogen penyakit Patogen penyakit bercak daun adalah Cendawan Corcospora Brassicicola P. Henn b. Gejala serangan Gejara serangan mula-mula tampak bercak-bercak kecil kebasah-basahan pada tepi daun, kemudian bercak berkembang ke dalam jaringan daun sehingga warnanya berubah menjadi kecoklat-coklatan. c. Pengendalian Pengendalian penyakit bercak daun pada tanaman lobak dapat dilakukan dengan cara melakukan pencabutan tanaman yang sakit agar tidak menular kepada tanaman yang sehat, dan melakukan pergiliran tanaman yang bukan sefamili. Pengendalian secara kimiawi disemprot dengan fungisida efektif, misalnya Dithane M-45 pada konsentrasi yang dianjurkan. 2. Layu dan busuk akar a. Patogen penyakit Patogen penyakit layu dan busuk akar adalah Cendawan Pythium Splendens Braun. b. Gejala serangan Gejala serangan Cendawan Pythium adalah tanaman menjadi layu, batang dan akar-akarnya busuk. Layu tanaman dimulai dari ujung-ujung daun tanaman dewasa. Serangan penyakit ini terjadi pada tanah yang terlalu basah. c. Pengendalian Pengendalian penyakit layu dan busuk akar pada tanaman lobak dapat dilakukan dengan cara memperbaiki drainase tanah, serta mencabut tanaman yang sakit agar tidak menular kepada tanaman yang sehat. Penulis Admin/Koordinator Sumber : Berbagai sumber Sumardi