Loading...

Pengendalian Hama Keong Emas yang Efektif dan Efisien

Pengendalian Hama Keong Emas yang Efektif dan Efisien
Tingkat serangan hama keong mas tergolong cukup tinggi, umumnya terjadi di persemaian sampai tanaman berumur dibawah 4 minggu setelah tanam. Pada tanaman dewasa, gangguan keongmas hanya terjadi pada anakan sehingga jurnlah anakan produktif menjadi berkurang. Perkembangan hama ini sangat cepat, Seekor keongmas dewasa mampu menghasilkan 1000-1200 telur per bulan. Pengendalian Keong Mas. Berdasarkan hasil penelitian, maka pengendalian keongmas dianjurkan dengan cara pemungutan berkala secara langsung dengan tangan dari sawah pada pagi dan sore hari ketika keong dalam keadaan aktif dan mudah diambil (seminggu 3 kali), pemberian umpan perangkap, dan pelepasan itik ke lahan sawah atau menggunakan tumbuhan yang mengandung racun bagi seperti daun sembung , daun atau akar tuba, daun eceng gondok daun tembakau daun calamansi atau cabai merah, Bunga matahari, daun nimba. Semua daun tersebut menandug bahan yang dapat membunuh keong mas. Gunakan atraktan daun talas, daun pisang, daun pepaya, bunga terompet, dan koran bekas, untuk mengumpulkan keong. Daun sebagai atraktan diletakkan dalam petakan sawah secara berjejer, berjarak 1-2 meter antar umpan, yang dilakukan sebelum panen sampai 5 minggu setelah tanam. Jumlah atraktan sekitar 40 kg/har. Tinggi air disarankan sekitar 5-10 cm. Dibuat caren yang dalam (sedikitnya lebar 25 cm dan dalamnya 5 cm Jarak antara larikan 10-15 meter. Demikian juga, perlu dibuatkan saluran kecil (sedikitnya lebar 25 cm, dan dalamnya 5 cm) sepanjang tepi sawah. Memasang anyaman bambu pada saluran pemasukan dan pengeluaran air utama, untuk mencegah masuknya keong mas kecil dan dewasa. Batu tohor sebanyak 50-100 kg/ha dapat ditebarkan pada lahan persawahan untuk mengurangi dan mematikan keong mas. Menanam padi yang berumur 25-30 hari setelah tanam. Menancapkan ajir bambu sebagai perangkap telur di sawah. Panjang 1-1,5 meter, jarak antara tiang sekitar 2-3 meter. Dalam 1 hektare diperlukan sekitar 200 batang dan ketinggian air dalam petak sekitar 5-10 centimeter Mempertahankan air agar tidak terlalu tinggi (2-3 cm.) mulai 3 hari setelah tanam, sejak15 hari setelah tanam pindah, sawah perlu dikeringkan kemudian digenangi lagi secara bergantian ( flash flood intermitten irrigation ) untuk mengurangi aktivitas perpindahan dan perusakan Bila petani menanam dengan sistem tabela (tanam benih secara langsung), selama 21 hari setelah tebar benih, sawah perlu dikeringkan kemudian digenangi lagi secara bergantian Selain itu, dapat juga digunakan saponin, tembakau, dan bibit pinang sebagai bahan pengendali (pembunuh) keong mas. Pengendakian secara kimia, dapt digunakan pestisida yang berbahan aktif niclos amida dan deris. pilih produk-produk yang memiliki kadar racun rendah terhadap manusia dan lingkungan.