Loading...

Pengendalian Hama Terpadu pada padi sawah poktan Makmue merata Desa Kuta Blang

Pengendalian Hama Terpadu pada padi sawah poktan Makmue merata Desa Kuta Blang
Beras adalah satu sumber bahan makanan sekaligus merupakan makanan pokok masyarakat indosesia, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di indonesia maka kebutuhan akan makanan pokok khususnya beras juga semakin meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka pemerintah menggalakan atau membuat suatu program dimana dalam satu tahun itu harus menanam tanaman padi tiga kali atau minimal dua kali tujuannya agar tidak terjadi ketahanan pangan di indonesia. Sehubungan dengan hal ini maka segala cara untuk meningkatkan produksi hasil pertanian khususnya padi di lakukan oleh petani. Hal ini juga tidak terlepas dari teknik budidaya yang baik, jaringan irigasi yang bagus, penggunaan benih unggul, pemupukan dan teknik penanaman serta pengendalian hama yang digunakan. Dalam melakukan teknik budidaya tersebut petani selalu menggunakan pestisida agar produksi hasil tani nya bagus dan produksi meningktakan tanpa memikirkan dampak terhadap lingkungan dan manusia dan hewan. Pengendalian hama terpadu adalah suatu teknik pengendalian hama yang ramah lingkungan dengan menerapkan sistem atau pola lama dan menekan atau meminimalisasikan penggunaan pestisida terhadap tanaman. Salah satu teknik pengendalian hama terpadu yang kami gunakan adalah penggunaan pupuk organik, penggunaan pupuk organik ini selain mudah di dapat pupuk ini juga memiliki harga yang relatif rendah dan juga pupuk organik juga bisa unsur hara terutama unsur nitrogen yang tinggi sehingga tanah tetap menjadi subur. Disamping penggunaan pupuk organik sistem Pengendalian hama terpadu ini juga menggunakan pestisida nabati untuk pengendalian hama yang menyerang tanaman. Dalam hal ini pestisida nabati yang digunakan adalah dari tumbuh tumbuhan yang di sekitar kita. Contoh nya pembuatan ramuan dedauanan seperti daun sirsak, daun gamal, tongkat ali, akar tuba dll. Dan juga sistem pengendalian dengan cara memasang bahan lain agar hama bisa tertipu dan takut. Dalam ini teknik pengendalian hama tikus yaitu dengan pemasangan pagar plastik dan juga menyiraman oli bekas di sekitar arela pematang sawah serta penaburan kotoran kamibing di arela persawahan. disamping cara tersebut kami juga menggunakan teknik penanaman tanaman rugia di lahan persawahan. penanaman tanamn refugia disamping menambah nilai estetika pada lahan persawahan tanaman ini juga memberi manfaat yang cukup besar bagi tanaman diantaranya adalah sebagai sumber nektar bagi musuh alami sebelum adanya populasi hama di pertanaman.