Tanaman cabe adalah salah satu tanaman yang membutuhkan perawatan spesial. Serangan hama dan penyakit merupakan salah satu faktor resiko yang cukup besar dalam budidaya cabe. Pengamatan dan pencegahan harus selalu dilakukan, sebab jika terlambat serangan hama dan penyakit sulit untuk di kendalikan. Penaganan sejak dini adalah cara yang paling tepat untuk mengendalikan serangan hama dan penyakit pada tanaman cabe. Salah satu hama dan penyakit yang menyerang tanaman cabe adalah thrips. Apabila telah terserang maka tanaman akan memiliki daun keriting dan menggulung ke atas. Walaupun berukuran sangat kecil, ini dapat merusak tanaman cabe dengan cara mengisap cairan pada daun tanaman. Biasanya pada awal penyerangna hama ini menyerang daun muda atau pucuk daun. Serangan yang parah akan terjadi pada musim kemarau. Pengendalian hama thrips ada dua cara yaitu :. Pengendalian secara teknis Kita bisa memanfaatkan musuh predator dari hama thrips ini. Seperti kumbang coccinellidae, predator larva chrysopidae, pathogen entomophthora sp. Dan kepik anthocoridea. Bisa juga menggunakan tanaman kenikir kuning untuk perangkap, menggunakan mulsa perak dan perawatan kebersihan lingkungan serta pemotongan bagian yang terkena serangan. Pengendalian secara kimiawi Kita bisa melakukan penyemprotan kimiawi seperti insektisida agrimic, Pegasus, demolish, omite atau mitac. Penyemprotan dilakukan apabila hama atau kerusakan meluas, serangan mencapai 15 % dari setiap tanaman supaya dapat menekan populasi hama ini. Yang perlu diingat dari penggunaan insektisida adalah dosis yang tepat karena dosis yang berkelebihan dapat mengakibatkan hama justru semakin sulit di atasi. Selain itu pastikan penggunaan insektisida tepat sasaran.