Latar belakang Hama adalah Penyebab suatu kerusakan pada tanaman yang dapat merugikan pada proses budidaya tanaman. Kerugian yang di timbul kantergantung tingkat kerusakan tanaman. Populasihamaharusditekansampai di bawah ambangekonomi agar produktivitas tanaman meningkat. Tikus sawah (RattusArgentiventer :Roon&Kloss) Merupakan salah satu hama utama tanaman padi yang dapa tmenyebabkan tanaman puso atau gagal panen, kehilangan hasil gabah akibat serangan hama itu hamper terjadi setiap musim. Tikus sawah menyerang tanaman mulaidari persemaian, masavegetatif, masa generative, padisiap panen, hingga di tempat penyimpanan. Hama tikus sangat sulit dikendalikan karena hewan mamalia ini memiliki otak yang berkembang baik. Tikus memiliki sifat neofobia atau mudah curiga dan ini menjadikan dia dapat memberikan tanda peringatan pada kawanannya apabila merasakan makanan yang mengandung racun atau menghadapi bahaya.Sehingga penggunaan perangkap atau pemberian umpan beracun sering tidak berhasil menurunkan populasinya.Oleh karena itu dalam pengendalian hama tikus ini, diperlukan tindakan yang berbeda dibandingkan dengan cara penanganan hama padi dari kelompok serangga. Tikus sawah dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman padimulai dari saat persemaian padi hingga siap dipanen, dan bahkan menyerang padi di dalam gudang penyimpanan. Kerusakan akibat tikus sawah di wilayah Kecamatan Soko khususnya di daerah sepanjang aliran tepi bengawan solo yang meliputi Desa Simo, desa Kendalrejo, desa Mojoagung, desa Pandanwangi, desa Glagahsari dan desa Kenongosari juga desa Sandingrowo mencapai 30-150% kerusakan dan kerugian petani setiaptahun, karenaitu di perlukan penanggulangan untuk mengatasi masalah tersebut dengan cara pengendalian secara missal, bersama sama pada suatu cakupan wilayah yang berdekatan. Gerakan pengendalian ini diperlukan suaru kerja sama yang baik antar desa, antar kelompok, antar petani yang melibatkan petugas dari Dinas yang terkait, Segala upaya juga dilakukan oleh pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban seperti memfasilitasi kelompok tani dengan peralatan pengendalian seperti alat emposan, belerang, racun umpan dan lain sebagainya, Pada tahun 2018 pemerintah telah membantu petani dengan bantuan peralatan emposan sebanyak 10 unit per kelompok sehingga masing masing kelompok mempunyai 10 alat emposan tikus. Selanjutnya langkah kerjasama kekompakan petani dan kelompok melalui kegiatan musyawarah kelompok disusunya jadwal pengendalian hama tikus dengan pengerahan massa secara bersama sama yang disebut dengan gerakan Pengendalian (GERDAL) yang disusun terjadwal pelaksanaanya. Kegiatan melibatkan seluruh petani pemilik lahan, petani penggarap, dan petani penyewa yang dalam pelaksanaanya di butuhkan peralatan sebagai berikut : Alat Emposan Belerang Pentungan Cangkul Peralatan lain yang diperlukan seadanya Tujuan Adapun tujuan GERDAL ini adalah Mengendalikan hama tikus dengan membunuh langsung : Sanitasi pada pematang sawah Memperbaiki pematang Perlindungan tanaman secara manual Mempertahankan produktifitas meningkatkan produksi Meningkatkan Kesejahteraan petani Hemat biaya Masalah Wilayah Kecamatan Soko endemis hama tikus karena wilayahnya disepanjang aliran bengawan solo. Pengendalian dengan cara lain (pagar plastic, pagar seng,perangkap tikus, setrum) masih kurang efektif 3.Penggunaan strom listrik sangant berbahaya bagi keselamatan masyarakat. Kehilangan hasil dari serangan hama tikus setiap musim sekitar 50% luas sawah 5. Masih kurangnya jumlah alat emposan pada tiap tiap kelompok tani Dampak Kegiatan GERDAL Hama tikus bisa terkendali menyerang tanaman padi pada 5 tahun terakir (2013, 2014, 2015,2016,2017 ). Bisa mengamankan kehilangan hasil berkisar 50 % dari luas lahan pada setiap musim. Bahkan untuk desa Pandanwangi terjadi gagal panen hingga 80 % Karena masyarakat percaya dan yakin dengan adanya burung hantu bisa menganamankan tanaman padi sampai sekarang pengadaan burung hantu terus bertambah jumlahnya. Dengan adanya kegiatan GERDAL yang teru menerus pada tahun 2017, 2018 tingkat kerusakan akibat serangan hama tikus dapat di tekan. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan GERDAL Hama Tikus Koordinasi dengan pihak terkait, antara lain Poktan Pemdes Dinas Pertanian Laboratorium PHPTPH Bojonegoro Menyusun Jadwal Penyebaran informasi Persiapan alat Pelaaksanaa PENULIS : Parwan,SP