Loading...

Pengendalian Penggerek Batang Pada Tanaman Padi

Pengendalian Penggerek Batang Pada Tanaman Padi
Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) adalah semua organisme yang menggangu pertumbuhan tanaman pokok dalam hal ini tanaman Padi yang dapat menimbulkan kerusakan pada tanaman padi dan kerugian bagi petani. Penggerek batang padi merupakan salah satu hama penting pada tanaman padi di Kecamatan Adimulyo. Teknik-teknik pengendalian yang digunakan dalam PHT yaitu: Teknik Budidaya (Cultural Practices) seperti penggunaan varietas tahan, penentuan waktu tanam,rotasi tanam,pengolahan tanah,sanitasi lahan. 2. Pengendalian Fisik/Mekanik (Physical/Mecanical Control) seperti pemugutan kelompok telur, perangkap 3. Pengendalian Biologi (Biological Control) Pengendalian secara biologi dengan menggunakan musuh alaminya, baik predator, parasitoid maupun virus/jamur patogenik. Contoh predator yang memakan kelompok telur adalah jangkrik, sedangkan yang memangsa ngengat penggerek adalah kelelawar dan laba-laba.Bangsa tabuhan (Trichogramma sp.) memarasit kelompok telur penggerek. Metharrizium anisopliae adalah salah satu contoh jamur yang menyerang larva penggerek batang padi. 4.Pengendalian Kimiawi (Pesticide Control) Pengendalian secara kimiawi atau dengan pestisida sebaiknya hanya dilakukan bila populasi serangga hama atau intensitas serangan penggerek batang telah melebihi ambang pengendalian. Pada tanaman padi dalam masa pertumbuhan (stadia vegetatif) penggunaan pestisida bila tingkat serangannya lebih dari 5%, sedangkan pada vase generatif jika intensitasnya 15% atau lebih. Pengendalian dengan pestisida sebaiknya memperhatikan 5+1 (lima plus satu) tepat, yaitu : tepat jenis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat dosis, tepat cara atau tepat aplikasi dan tepat harga.( Nur Ngazizah,S.TP) Sumber : Nawawi. 2012. Teknik Aplikasi Pestisida secara Bijaksana. Zenzen Zainudhin. 2017. Cara Pengendalian Hama Penggerek Batang. Agrotani.com